Copa America 2016: Meksiko taklukkan Uruguay 3-1

JAKARTA, Indonesia — Upaya Uruguay untuk mengulang kesuksesan menjuarai Copa America lima tahun silam masih terlalu jauh.

Di laga perdana Copa America Centenario 2016, tim berjuluk La Celeste itu justru kalah telak dari Meksiko 1-3 di University of Phoenix Stadium, Glendale, Arizona, Amerika Serikat, Senin, 6 Juni.

Meksiko langsung unggul saat pertandingan baru berjalan 4 menit melalui gol bunuh diri bek Uruguay, Alvaro Pereira. 

Ketinggalan di awal pertandingan membuat Uruguay bermain tak nyaman. Mereka memaksakan diri bermain umpan-umpan langsung demi segera menyamakan kedudukan. 

Namun, pasukan Oscar Tabarez itu justru kalah tenang dengan Meksiko. Mereka kerap melakukan salah umpan. Lini tengah permainan lebih banyak dikuasai Meksiko. Akibatnya, striker Edinson Cavani yang bertindak sebagai pucuk serangan justru terisolasi di depan. 

Striker Paris Saint-Germain (PSG) itu sampai harus turun jauh ke lini tengah demi mendapat suplai bola. 

Kalah taktis dan penguasaan bola membuat Uruguay bermain kasar. Akibatnya, Matias Vecino diganjar kartu kuning kedua beberapa detik sebelum babak kedua berakhir.

Bermain dengan sepuluh orang membuat Uruguay dalam tekanan. Namun, harapan sempat muncul di menit ke-73 saat gelandang Meksiko Jose Guardado mendapat kartu kuning kedua. 

Kedua tim sama-sama bermain dengan 10 orang.

Hanya berselang satu menit dari kartu merah tersebut, Diego Godin menyamakan kedudukan. 

Namun, gol pemain Atletico Madrid itu sia-sia. Sebab, Rafael Marquez dan Hector Herrera langsung memberondong gawang Fernando Muslera dengan 2 gol cepat di 5 menit terakhir. Laga pun berakhir dengan kemenangan telak Meksiko.

Hasil tersebut membuat Uruguay berada di posisi buncit grup C. Mereka bahkan kalah posisi dengan tim terlemah grup Jamaika. Jamaika hanya kalah 0-1 dari Venezuela. Sedangkan La Vinotinto—julukan Venezuela—menempel Meksiko dengan koleksi angka sama-sama 3 poin.—Rappler.com 

BACA JUGA: