Angin segar untuk timnas Indonesia, Evan Dimas siap hadapi Filipina

Mahmud Alexander
Angin segar untuk timnas Indonesia, Evan Dimas siap hadapi Filipina
Kehadiran Evan Dimas akan mendongkrak performa timnas Indonesia

JAKARTA, Indonesia — Laga perdana Indonesia di AFF 2016 melawan Thailand berlangsung buruk. Timnas menjadi bulan-bulanan pasukan dari negeri Gajah Putih tersebut hingga pasukan Kiatisuk Senamuang itu menang besar: 4-2. 

Salah satu titik lemah pasukan Garuda adalah lini tengah. Mereka tak berdaya melawan skema matang Thailand yang membanjiri lini tengah dengan para pemainnya. Apalagi, Thailand memainkan formasi 3 bek (3-5-2), membuat mereka unggul dalam jumlah pemain di tengah. 

Namun, bukan berarti Indonesia tanpa perlawanan di sektor tersebut. Pasukan Alfred Riedl masih memiliki kartu truf dalam diri Evan Dimas Darmono dan Rizky Pora.

Dalam laga melawan Thailand, Evan Dimas tidak diturunkan sejak awal karena faktor kebugaran. Kini, dia disiapkan untuk memimpin pasukan Garuda melawan Filipina, Selasa, 22 November.

Kondisi Evan jauh lebih baik dibanding pada Sabtu, 20 November lalu. Sehari setelah laga pertama Indonesia itu, dia menjalani latihan secara penuh bersama rekan-rekannya.

Namun, Riedl mengungkapkan bahwa dia perlu mendiskusikan lebih dulu dengan tim dokter terkait kondisi Evan. Jika kondisi pemain asal Surabaya itu oke, Evan akan diturunkan sejak menit pertama.

Sosok Evan memang krusial bagi skuat Garuda. Sebab, selama ini dia menjadi penghubung lini belakang dan depan alias box-to-box player. Dia bisa menjadi penyerang lubang atau false nine, bisa juga ‎menjadi seorang playmaker.

Namun, dalam laga kontra Thailand, dia kurang fit, plus pilihan strategi Riedl membuat pemain Bhayangkara FC itu diparkir. Selain ingin memberinya beristirahat, Riedl juga butuh pemain yang bertipikal sedikit bisa bertahan dan bertarung di tengah.

“Dia ada dalam rencana saya untuk menjadi starting di laga lawan Filipina. Kami akan lihat kondisinya,” ucap Riedl.

Dokter tim genjot recovery dua pemain

Dokter Timnas Syarif Alwi mengakui dua pemain yang dalam kondisi kurang bagus usai lawan Thailand adalah Evan Dimas dan Rizky Pora. Kedua pemain ini berposisi sama-sama sebagai gelandang. Evan beroperasi di tengah, Rizky di sayap.

Kedua pemain tersebut memiliki peran krusial di tim. Pora unggul dalam kemampuan transisi dari menyerang ke bertahan dan crossing yang akurat. Sementara, Evan selain memiliki daya jelajah yang luas, juga  memiliki passing tajam terukur untuk menciptakan peluang menusuk ke jantung pertahanan lawan.

‎Bedanya, kondisi Evan saat ini berada dalam titik yang lebih baik dari Rizky. Syarif menjelaskan, kebugaran Evan sudah cukup bagus dan siap untuk ditampilkan. 

“Evan sudah cukup bagus kondisinya. Dia siap, lebih baik dari sebelumnya. Kalau ditampilkan, dari sisi kebugaran sudah fit,” kata Syarif, memberikan angin segar untuk Timnas.

Di sisi lain, Rizky Pora masih terus dimaksimalkan pemulihannya. Dia mengalami rasa sakit di paha kanannya. Menurut pemain Barito Putera itu, rasa sakit disebabkan tabrakan dengan pemain lawan.

“Ada benturan di atas lutut. Kalau nyeri kemarin memang ada, agak sakit. Tapi masih ada waktu untuk menyembuhkan, ini sudah berkurang rasa sakitnya,” tutur dia.

Syarif menyebut, Rizky harus menjalani terapi dan latihan ringan untuk mengembalikan kondisinya. “Rizky terus membaik, tapi akan dilihat dulu bagaimana perkembangan sampai besok pagi,” terangnya.—Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.