Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Mitra Kukar vs Barito Putera: Laskar Antasari sedang pincang

JAKARTA, Indonesia — Laga dua tim asal tanah Kalimantan ini akan tersaji di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, ‎pada Senin, 9 Mei, pukul 19:00 WIB, antara Mitra Kukar versus Barito Putera. 

Tapi, sang tamu datang dengan kekuatan seadanya, dengan persiapan yang tak maksimal.

Bukan sekadar materi yang dimiliki tak sebaik Mitra Kukar, Laskar Antasari — julukan Barito —ternyata hanya membawa skuat minim ke Bumi Tenggarong. Hanya 15 pemain yang dibawa, jauh dari jumlah umumnya sebuah tim saat menjalani laga tandang, minimal 18 pemain.

Ada apa dengan Barito? Mengirit atau memang sengaja melepas laga? Tak ada jawaban resmi dari manajemen. Hanya, pelatih Barito Mundari Karya menyebut, laga ini cukup penting dan akan menjadi laga yang ketat. 

Bagi dia, dengan hanya satu laga tandang, jumlah 15 pemain sudah lebih dari cukup untuk disiapkan.

"15 pemain sudah cukup, kalau bawa lebih kan biasanya kalau tandang lebih dari satu pertandingan. Ini kan cuma satu pertandingan saja tandangnya," ka‎ta Mundari, Senin.

Gelandang serang Bayu Pradana, winger Hendra Bayauw, serta Rodrigo Dos Santos, adalah tiga pemain Mitra Kukar yang diwaspadai. Dua pemain ini menjadi otak serangan tajam Naga Mekes.

"Kami siapkan pressing untuk mereka. Ruang gerak harus ditutup, jangan biarkan mereka berkreasi," kata Mundari.

Dengan kualitas Marlon Da Silva dalam duel bola atas, ‎Mitra Kukar saat ini memiliki gaya bermain baru, dengan memaksimalkan bola silang.

Variasi tak hanya bola datar, tapi juga bola atas ini membuat tim itu memiliki kemampuan yang lengkap. Barito harus belajar kepada lawan mereka, Perseru Serui yang melawannya dengan gaya main lebih sabar.

"Jangan terpancing main cepat," ucapnya.

Penjagaan man-to-man saat memasuki sepertiga area pertahanan Barito harus dilakukan oleh Rizky Pora ‎dkk. Jika tidak, maka pemain-pemain Naga Mekes akan leluasa mengubrak-abrik pertahanan Barito.

Mitra Kukar bermodal mental

Mitra Kukar vs Barito Putera | Std. Aji Imbut | Senin, 9 Mei 2016 20.00 WITA pic.twitter.com/2mDaOihjMC — Mitra Kukar FC (@MitraKukar) May 6, 2016

Kepercayaan diri Mitra Kukar saat ini sedang bagus. Mereka sukses meraih satu poin atas Perseru Serui pekan lalu. Modal ini cukup bagus. Sebab, kepercayaan diri pemain sedang tinggi. Skema main, saat menyerang dan bertahan, juga sudah dijalankan dengan baik oleh pasukannya.

 "Kami bicara tiga poin di kandang, melengkapi hasil baik kami di pekan pertama," kata pelatih Subangkit, Senin.

Untuk itu, dia sudah memberikan porsi lebih latihan kepada Hendra Bayauw. Khusus untuk penyerangan, pemain mungil, lincah, nan cepat itu bakal dibiarkan bebas. Dia akan sering switch menyerang dari kiri dan kanan, untuk melepaskan diri dari kawalan. 

Cara ini juga akan membuat konsentrasi lini pertahanan Barito terganggu. Gaya ini akan membuat pemain seperti Bayu Pradana dan Rodrigo, leluasa coming from behind.

Meski tak menyebut secara gamblang, Subangkit ‎tak menampik bahwa ada celah kelengahan yang bisa dimanfaatkan pemainnya. Namun, dia mewanti-wanti Bayauw dkk untuk tidak balik lengah.

"Mereka punyabanyak pemain bagus dan tinggi. Ini menjadi keunggulan mereka saat setpiece (eksekusi bola mati). Kami harus antisipasi itu," ujarnya.

Perkiraan pemain:

Mitra Kukar (4-2-3-1): Shahar Ginanjar; Arthur Cunha, Saepulloh Maulana, Abdul Gamal, Michael Orah, Bayu Pradna, Asri Akbar, Hendra Bayauw, Septian David Maulana, Rodrigo Ost Dos Santos, Marlon Da Silva.

Barito Putera (4-4-1-1): Aditya Harlan; Fathul Rahman, Mamadou El Hadji, Aswar Syamsudin, Rizky Pora, Paulo Sitanggang, Ibrahim Conteh, Adam Alis, Lucky Wahyu, Dedi Hartono, Luis Carlos Junior.-Rappler.com

BACA JUGA: