Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Persiba Balikpapan vs Persib Bandung: Saatnya kuasai puncak klasemen

JAKARTA, Indonesia — Persib Bandung memiliki kans naik ke puncak klasemen Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Syaratnya, mereka mampu menang atas tuan rumah Persiba Balikpapan pada pekan keempat ISC A, Sabtu, 21 Mei, pukul 19.00 WIB, di Stadion Parikesit, Balikpapan.

Koleksi poin tim berjuluk Maung Bandung itu saat ini 6 poin dari 3 laga. Satu kemenangan saja bakal membuat raihan angka mereka mencapai 9 poin. Sudah cukup untuk menyalip Mitra Kukar yang meraih 8 poin setelah mengalahkan Arema Cronus 2-1, Jumat, 20 Mei.

Tapi, melawan Persiba, Persib harus berhati-hati. Sebab, lawan gemar bermain keras.

Pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic, mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terpancing permainan lawan. Dia mengetahui bahwa gaya main Persiba memang cukup keras sehingga bisa memicu emosi pemain-pemainnya.

"Tujuan mereka memang itu. Main keras, biar pemain kita emosi. Jangan sampai emosi, nanti main kita tidak bagus," ucapnya.

Caranya, melawan dengan kesabaran dan berusaha untuk mengantisipasi kontak fisik dari lawan. Itu menurut Dejan cukup untuk menjamin strategi Persib tak terganggu.

Justru, dia meminta para penggawa Maung Bandung berani dan sabar membawa bola ke depan. 

Ini berarti Dejan berusaha menjadikan senjata permainan keras Persiba sebagai bumerang. Selain waspada dan antisipasi agar tak cedera, gaya itu akan diambil sisi positifnya. Membuat lawan banyak melakukan pelanggaran hingga bisa menguntungkan Persib.

Nah, andai dilanggar di sekitar daerah kotak penalti, itu akan lebih menguntungkan untuk timnya

"Kalau banyak bola mati, itu bagus untuk peluang tim," tegasnya.

Tapi kecepatan pemain-pemain Beruang Madu tetap akan diantisipasi olehnya. Sebab, strategi serangan balik tim Kaltim tersebut dikenal juga cukup berbahaya.

Persiba tanpa andalan

Beruang Madu dipastikan tak bisa menampilkan Antonio Teles, gelandang utama mereka. Pemain cerdik itu harus terkena hukuman akumulasi kartu kuning.

Sanksi itu buah dari permainan keras Persiba selama ini. Karena itu, pelatih Jaino Matos sudah menyiapkan opsi strategi tan Teles.

Persiba sendiri kemungkinan bakal bermain bertahan. Itu untuk mengimbangi strategi Persib yang secara materi memang memiliki pemain-pemain yang lebih baik dari mereka.

"Kami paham bagaimana mereka bermain," ucapnya.

Jaino bakal mematikan Robertino Pugliara dan dua winger Persib, David Laly dan Samsul Arif. Selama ini, alur serangan Maung Bandung, selalu diawali dari pergerakan pemain-pemain tersebut.

Bola-bola dari belakang selalu mengarah ke dua keran serangan Persib tersebut. Tapi, dia merasa pemainnya tak melakukan permainan keras untuk mematikan pergerakan pemain lawan, benturan yang terjadi baginya biasa dalam sebuah pertandingan.

"Kami akan main normal. Tidak pernah saya minta pemain kasar, itu bagian dari pertandingan," tuturnya.—Rappler.com

BACA JUGA: