Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

APEC: Jusuf Kalla menyalahkan angin yang membawa asap ke negara tetangga

JAKARTA, Indonesia—Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat kawasan Asia Tenggara tidak menyalahkan Indonesia atas asap yang mencemari udara akibat kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan. Menurut Kalla, semua salah angin. 

“Satu yang tidak bisa kami kontrol adalah angin. Kami mohon maaf karena tidak bisa mengontrol angin. Kami tidak ingin, tapi angin membawa asap ke tempat Anda,” katanya saat menjawab pertanyaan salah seorang peserta dari Malaysia di acara APEC di Manila, Rabu, 18 November. 

Kalla juga menjelaskan bahwa El Nino telah memperburuk kondisi hutan di Sumatra dan Kalimantan, sehingga hutan lahan gambut menjadi lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya. “Kami tak bisa berbuat banyak jika El Nino-nya seperti ini,” katanya. 

Kabut asap akibat kebakaran hutan di Indonesia tidak hanya mengganggu penduduk di Indonesia. Kabut asap ini juga terbawa ke negara tetangga: Singapura, Malaysia, bahkan Thailand.

Di akhir komentarnya, Kalla mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang merestorasi lahan hutan di Sumatra dan Kalimantan. Tapi pemulihan kawasan hutan ini tak bisa hanya dilakukan oleh Indonesia, butuh kerjasama internasional. 

Karena itu, Presiden Joko “Jokowi” Widodo akan membicarakan tentang rencana itu di acara perubahan iklim di Paris yang juga dihadiri pemimpin negara-negara di seluruh dunia. 

Jusuf Kalla mewakili indonesia dalam acara Asia Pacific Economic Forum ini karena Presiden Jokowi berhalangan hadir. Jokowi memilih untuk menghadiri pertemuan G-20 di Turki. 

Dalam wawancara dengan Rappler di kantornya, Kalla mengatakan bahwa Indonesia akan fokus pada isu Trans Pacific-Partnership (TPP) dalam pertemuan APEC sesi bisnis. 

Kalla juga mengatakan akan fokus menjajaki kerjasama ekonomi dengan negara lain di APEC. —laporan via Livestream/Rappler.com

BACA JUGA