Hujan pergi, kabut asap kembali tutupi Riau

 

PEKANBARU, Indonesia — Kabut asap di Riau sempat menghilang setelah hujan turun pada Jumat, 9 Oktober. Namun Senin, 12 Oktober, provinsi ini kembali dikepung kabut asap. 

Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Sugarin, kabut asap menutupi Riau sehingga membatasi jarak pandang antara 500 meter sampai satu kilometer. Ketika hujan turun tiga hari lalu, jarak pandang sempat membaik sampai dengan tujuh kilometer. 

"Di Riau ada delapan titik panas yang tersebar di Kepulauan Meranti dan Pelalawan masing-masing tiga titik, dan Bengkalis dua titik," kata Sugarin. 

Satelit Terra dan Aqua BMKG mencatat secara keseluruhan ada 90 titik panas di Sumatera, yang terbanyak ada di Sumatera Selatan dengan 65 titik panas. 

Berdasarkan data Satgas Darurat Asap Riau, ada kebakaran cukup besar di daerah Koto Gasib, Siak. 

“Tim juga terus berkoordinasi dengan tim Satgas Darat yang berada di masing-masing wilayah untuk melaksanakan pengecekan secara langsung ke lokasi untuk memverifikasi keberadaan titik api tersebut,” kata Komandan Satgas Udara Riau Marsma Henri Alfiandi. 

Menurutnya ada tim yang masih bekerja melakukan water bombing  terus menerus menggunakan tiga helikopter sewaan. Selain helikopter juga ada pesawat Cassa-212 yang melakukan modifikasi cuaca untuk memancing hujan. —Laporan dari Antara/Rappler.com

BACA JUGA: