Kim Kardashian rilis video percakapan Kanye West dan Taylor Swift

Setelah sebelumnya sempat memberikan teaser mengenai bukti video Taylor Swift yang mengizinkan suaminya, rapper Kanye West, memakai namanya di lirik kontroversial lagu Famous dari album The Life of Pablo, Kim Kardashian akhirnya mengeluarkan bukti yang dimaksud.

Kardashian memberikan petunjuk dengan cuitan mengenai "Hari Ular Nasional" (yang sepertinya mengacu kepada Swift) dan memberitahu semua orang untuk mengikutinya di Snapchat karena "Kalian benar-benar harus”. Ular adalah kiasan untuk orang yang "pengadu" atau menusuk dari belakang.

Wait it's legit National Snake Day?!?!?They have holidays for everybody, I mean everything these days! — Kim Kardashian West (@KimKardashian) July 17, 2016

do u guys follow me on snap chat? u really should ;-) — Kim Kardashian West (@KimKardashian) July 18, 2016

Di video Snapchat atau snap tersebut, Kanye West mendikte lirik lagu Famous ke Swift: “For all my Southside n*ggas that know me best / I feel like me and Taylor might still have sex.” (Untuk teman-teman Southside-ku yang paling mengenalku / Aku rasa aku dan Taylor masih berhubungan seks.)

Namun, bagian “Why? I made that b*tch famous,”  (Mengapa? Aku membuat perempuan itu terkenal) tidak terlihat di klip-klip video yang diunggah Kardashian ke Snapchat. Di video selanjutnya, Swift terdengar berkata: “Rasanya sebentar lagi aku akan terlalu banyak terekspos.”

Sisa dari percakapan tersebut seakan menunjukkan kalau Swift telah “menyetujui” lirik yang menyebut namanya, seperti dalam transkrip yang dituliskan oleh The Fader:

Kanye: Baiklah yang satu ini, uh - menurutku ini sangat keren

Taylor: Aku tahu! Maksudku ini seperti sebuah pujian.

Kanye: Yang aku pedulikan adalah kamu sebagai seseorang, dan seorang teman.

Taylor: Itu manis sekali.

Kanye: Aku mau hal-hal yang membuatmu merasa baik. Aku tidak mau menyanyikan rap yang membuat orang lain merasa buruk.

Taylor: Um, yeah. Maksudku, pilihlah lirik manapun yang menurutmu lebih baik. Ini jelas-jelas tongue-in-cheek (hanya kiasan). Dan aku sangat mengapresiasi pemberitahuan darimu, itu adalah hal yang sangat baik!

Kanye: Yeah. Aku merasa memiliki tanggung jawab kepadamu sebagai seorang teman. Terima kasih telah merasa santai mengenai lirikku.

Taylor: Aww, terima kasih! Ya, aku sangat mengapresiasinya. Maksudku, pemberitahuanmu itu sangat baik!

Taylor: […] beberapa hal tanpa bertanya kepadaku apakah aku akan baik-baik saja dengan itu. Dan aku sangat-sangat mengapresiasinya. Aku tak pernah menyangka kamu akan memberitahuku tentang sebaris lirik di lagumu.

Percakapan ini sepertinya terjadi tak lama setelah MTV Video Music Awards 2015 (VMAs), ketika Kanye mengirim hadiah buket bunga untuk Swift  – hal yang ia referensikan di obrolan mereka. Pada satu momen, ia bahkan mengatakan kalau ia “akan selalu menghormati” rapper tersebut.

Taylor: Bunga-bunga yang kamu kirimkan, aku unggah fotonya ke Instagram dan menjadi postinganku dengan likes terbanyak sejauh ini. Sepertinya 2,7 (juta)…

Kanye: Hubungan lebih penting daripada punchlines, kamu tahu.

Taylor: Yeah. Maksudku, aku tidak berpikir siapapun akan mendengarkan itu dan mengatakan, “Oh, itu adalah benar-benar hinaan. Dia pasti akan menangisinya… "

Taylor: Kamu harus bercerita sesuai dengan kenyataan yang terjadi kepadamu dan bagaimana kamu mengalaminya. Jelas kamu tidak mengetahui siapa aku sebelum kejadian itu.

Taylor: Tidak penting apabila aku telah menjual 7 juta keping album sebelum kamu melakukannya, yang mana itu yang terjadi. Kamu tidak tahu siapa aku sebelum itu.

Taylor: […] Aku bisa membuat hal-hal itu terjadi dan aku memiliki gagasan untuk itu dan aku menciptakan itu semua dan konsep-konsepnya. Dan aku akan selalu menghormatimu.

Taylor: Dan aku sangat senang kamu menghormatiku dengan menelponku dan memberitahuku sebagai seorang teman, mengenai lagumu. Itu adalah hal yang keren, dan sebuah gestur yang baik dalam pertemanan. Jadi, terima kasih.

Kanye: Terima kasih juga.

Swift, dalam percakapan teleponnya dengan West, juga bilang kalau dia akan mengakui kalau ia terlibat di dalam ‘konflik’ ini.

Taylor: Dan kamu tahu, apabila orang-orang menanyakanku tentang ini, aku pikir aku akan bilang ini, “Oke, ia menelponku dan memberitahuku mengenai lirik tersebut sebelum lagunya dirilis. Jokes on you (kalian tertipu), kami baik-baik saja.”

Taylor: Kamu mau menyebut ini sebagai konflik, atau throwing shade (melempar sindiran). Tapi, kamu tahu, tepat setelah lagu tersebut keluar aku akan berada di karpet merah Grammy dan mereka akan menanyakanku. Aku akan menjawab: “Ia (Kanye) menelponku.”

Taylor: […] Ini tidak penting bagiku. Tidak ada yang menyakiti perasaanku.

Dalam wawancara yang dimuat oleh majalah GQ, Kim Kardashian menyebut kalau suaminya suka merekam segalanya ketika membuat album - untuk “keturunannya” dan dokumenter yang kemungkinan akan dirilis. Ia juga membela suaminya di artikel tersebut, menyebut Swift “sangat menyetujui” lirik dalam lagu Famous.

Ia tahu lagu itu akan dirilis. Ia ingin tiba-tiba bertingkah seolah-olah ia tidak tahu. Aku bersumpah, suamiku mendapat cercaan bahkan ketika ia melakukan protokol yang seharusnya dan bahkan menelpon untuk mendapat persetujuan,” Kardashian melanjutkan, bahkan mengutip Swift yang mengatakan “Kalian tertipu,” apabila lagu tersebut dilihat sebagai hinaan kepadanya.

Kardashian menambahkan: “Tunggu dulu, di pidato kemenanganmu di Grammy, kamu benar-benar menghina suamiku hanya untuk berperan menjadi korban lagi.”

Para pengamat percaya kalau pidato kemenangan Swift di Grammy Awards 2016 ditujukan ke Kanye West. Ia mengatakan, “Selalu akan ada orang-orang yang mencoba untuk melemahkan kesuksesanmu, atau meminta pengakuan dalam prestasimu atau ketenaranmu.”

Di majalah GQ, Kardashian juga memberitahu mengenai pengacara Taylor Swift yang mengirimkan tim Kanye West sebuah surat, meminta mereka untuk tidak merilis video percakapan telpon di mana penyanyi tersebut menyetujui lirik Famous.

Bagaimana dengan Taylor Swift?

Swift langsung merespon mengenai isu ini di akun Instagramnya, dalam sebuah postingan yang bertuliskan: “Ketika Kanye West diam-diam merekam percakapan telponmu, lalu Kim mengunggahnya ke internet” - mengakui kalau dirinya memang berbicara dengan West di telepon.

Ia berargumen bahwa tidak ada video yang menunjukkan West memberitahunya mengenai lirik “I made that b*tch famous”. 

“Kamu tidak dapat mengontrol respon emosional seseorang ketika disebut sebagai ‘perempuan jalang’ di hadapan seluruh dunia,” Swift menulis di foto screencapture catatan yang diunggahnya. “Tentu saja aku ingin menyukai lagu itu. Aku ingin percaya kepada Kanye ketika ia bilang kepadaku kalau aku akan menyukainya. Aku ingin kami memiliki hubungan pertemanan yang baik.”

That moment when Kanye West secretly records your phone call, then Kim posts it on the Internet. A photo posted by Taylor Swift (@taylorswift) on Jul 17, 2016 at 9:14pm PDT

Lanjutnya lagi, “Saat aku ingin mendukung Kanye di panggilan telepon itu, kamu tidak bisa ‘menyetujui’ sebuah lagu yang bahkan kamu belum pernah dengar. Menjadi seseorang yang dengan keliru digambarkan sebagai pembohong ketika aku tidak diberitahukan cerita selengkapnya maupun diputarkan bagian apapun dari lagu tersebut, adalah sebuah pembunuhan karakter.”

“Aku ingin sekali tidak dilibatkan dalam naratif ini, sebuah cerita yang aku tak pernah minta untuk menjadi bagian darinya, sejak 2009,” Swift menutup pesannya, mereferensikan insiden perebutan mic oleh Kanye West dari penyanyi tersebut dengan kata-kata “I’mma let you finish” di MTV VMA 2009. Dalam kejadian tersebut, Kanye seolah tidak rela Taylor Swift memenangkan penghargaan Best Female Video atau Video Penyanyi Perempuan Terbaik, bukannya Beyonce yang juga dinominasikan.

Dalam cuitan berserinya bulan Februari lalu, Kanye menjelaskan kalau ia tidak menghina Taylor Swift, mengklaim kalau ia telah “memberikan restu,” dan baris lirik tersebut “sebenarnya datang dari Taylor.” 

Setelah itu, perwakilan dari Taylor Swift mengklarifikasi cuitan rapper kontroversial tersebut dengan pernyataan: “Ia menolak dan memperingatinya (Kanye West) tentang mengeluarkan sebuah lagu dengan pesan misoginis yang kuat. Taylor tidak pernah diberitahu mengenai lirik sebenarnya, ‘I made that b*tch famous’.”

– Rappler.com