Cara memulihkan keuangan anda setelah liburan

Liburan yang direncanakan dengan baik akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Tetapi, terkadang liburan juga meninggalkan Anda dengan utang kartu kredit yang tinggi atau tabungan minim di bank.

Memulihkan kondisi keuangan pasca liburan ini memang susah-susah gampang, tergantung dari seberapa disiplin dan seberapa kuat keinginan kita untuk bisa liburan lagi. Ingat bahwa semakin cepat kondisi keuangan kita pulih seperti sedia kala, semakin cepat pulalah kita bisa mulai lagi merencanakan liburan.

Berikut beberapa tips memulihkan kondisi keuangan setelah liburan:

Saat liburan, minimalkan penggunaan kartu kredit atau jangan gunakan “kartu-kartu plastik ajaib” tersebut sama sekali. Gunakan kartu kredit hanya untuk kebutuhan pembelian yang sudah masuk ke anggaran Anda sebelumnya demi menghindari kejutan saat membayar tagihan kartu kredit di kemudian hari.

Yeye Adinandra, 32, ibu dari dua anak serta pemilik sebuah usaha katering mengatakan, “Kartu kredit sama sekali tidak boleh dipakai waktu lagi jalan-jalan," kata Yeye.

"Kami hanya membeli keperluan sesuai uang yang telah kami anggarkan sebelumnya. Membayar lunas kartu kredit untuk pemesanan hotel dan tiket wajib kalau buat kami, karena sudah dianggarkan sebelumnya.”

Foto oleh Joerg Carstensen/EPA

“Saya akan jadi super disiplin dan pelit sama diri sendiri kalau sampai waktu liburan kami ternyata over budget," ujar Etty Mulyati, 30, seorang ibu yang bekerja di sebuah firma pajak. 

"Prioritas pertama adalah mengembalikan dana yang terpakai terlebih dahulu dengan mengambil dari pos liburan sebelum mulai menabung lagi. No excuse!” 

Tidak bisa dipungkiri, terkadang ada pengeluaran tak terduga yang membuat kita mengeluarkan uang melebihi batas anggaran liburan — seperti misalnya ketika tas incaran Anda sedang didiskon dan harganya jauh lebih murah dibandingkan jika dibeli di kota Anda. Jika ini terjadi, kita harus bisa disiplin untuk mengembalikan dana tersebut lebih dulu dengan memotong anggaran belanja sehari-hari. Jangan korbankan tabungan Anda!

Catat semua pembelanjaan Anda dan minimalkan pengeluaran untuk hal-hal yang tidak penting.

“Untuk bisa terus liburan ke depan dan tetap nyaman, saya nggak keberatan kalau harus membungkus makanan dari rumah selama beberapa waktu," kata Etty mengenai strategi memulihkan isi dompet setelah liburan.

"Selain itu, mengganti transportasi sehari-hari bisa juga dipakai untuk menyiasati biaya ini. Kalau biasanya naik ojek lebih cepat dengan biaya Rp 30.000 sekali perjalanan, diganti dulu naik angkot yang hanya Rp 4.000 sekali jalan."

Tetapkan anggaran baru untuk 2-3 bulan mendatang, hingga kondisi keuangan Anda bisa kembali stabil. Salah satu cara yang terampuh adalah dengan fokus ke kebutuhan dasar dan memotong pengeluaran gaya hidup.

Sebagai contoh, daripada makan di luar, minta teman-teman dan keluarga untuk datang membawa makanan alias potluck. Anda bisa mendelegasikan jenis makanan ke masing-masing teman atau anggota keluarga yang akan hadir, bahkan membuat acara kumpul-kumpul sesuai tema yang menarik.

Cara lain ialah menggunakan kupon dari situs-situs diskon seperti Groupon, Ensogo, dan sebagainya.

Supaya Anda tidak mudah tergoda untuk belanja, simpan kartu kredit di rumah dan hanya gunakan uang tunai sehingga Anda pun lebih sadar berapa jumlah uang yang Anda keluarkan.

Ini saatnya memberi ruang buat barang-barang baru yang Anda beli selama liburan! Bongkar lemari Anda, kemudian jual segala sesuatu yang tak bisa dipergunakan lagi.

Ada banyak situs online yang bisa dimanfaatkan untuk menjual barang-barang bekas Anda, demi mendapatkan penghasilan tambahan pasca liburan, seperti Jakarta Expat Garage SaleJualo, dan Sekenhen

Selamat mencoba! — Rappler.com

Tips di atas berasal dari LiveOlive, sebuah situs yang membekali perempuan Indonesia dalam hal pengelolaan keuangan pribadi.