Pemerintah umumkan paket kebijakan ekonomi baru, fokus undang investasi

JAKARTA, Indonesia — (UPDATED) Pemerintah mengumumkan paket kebijakan ekonomi baru sebagai lanjutan dari "Paket September 1" yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu, Selasa, 29 September. 

Paket kebijakan kedua ini berfokus pada upaya untuk mendorong masuknya arus investasi ke Indonesia.

Salah satu indikasinya, akan ada sejumlah izin yang diperpendek dan disederhanakan. Berbagai insentif juga telah disiapkan bagi para investor yang menanamkan modalnya di tanah air. 

"Semua ini untuk memberikan sinyal positif pada negara tetangga dan pada pihak-pihak lain bahwa Indonesia bersahabat dengan siapapun yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam konferensi pers. 

Menyusul diluncurkannya paket kebijakan ekonomi jilid dua ini, pemerintah akan segera meluncurkan paket yang ketiga pekan depan. 

"Ratas kali ini kita akan tindak lanjuti lagi yang berkaitan dengan paket ekonomi tiga yang saya harapkan awal minggu depan sudah bisa dikeluarkan," kata Jokowi di Istana Negara, Kamis 2 Oktober 2015. 

 

Ada 5 hal yang menurut Jokowi akan menjadi bagian dari paket kebijakan ekonomi ketiga:  

1. Dalam jangka pendek, terbuka kemungkinan bunga bank akan diturunkan dengan diiringi efisiensi biaya dalam proses bisnis perbankan saat ini.

2. Untuk menjaga daya beli, akan diluncurkan proyek-proyek padat karya.

3. Dana desa akan dialokasikan salah satunya untuk mendorong terciptanya proyek-proyek padat karya besar.

4. Restrukturisasi sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

5. Pemerintah akan meminta PT. Pertamina (Persero) untuk kembali mengevaluasi kemungkinan diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Rappler.com

BACA JUGA: