Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *

Please provide your email address

welcome to Rappler

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Annual Subscription

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

welcome to Rappler+

Papua optimistis selesaikan proyek Trans Papua 2018

JAYAPURA, Indonesia  —   Pembangunan Jalan Trans Papua sepanjang 4.325 kilometer tidaklah mudah. Salah satunya karena medan dan geografisnya sangat berat. Namun pemerintah Provinsi Papua menyambut baik dan optimistis proyek ini akan berlanjut.

“Harapan pak Presiden sesuatu yang realistis, Sebagai perwakilan Kementrian PU dan PR di Papua, kami siap mewujudkannya," kata Kepala Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan serta Perumahan Rakyat Wilayah X Papua dan Papua Barat Osman Marbun di Papua, Rabu 6 Januari usai menggelar telekonfrence dengan Presiden RI Jokowi.

Dengan terlibatnya TNI dalam proses pembukaan jalan itu, sangat membantu PU. "Kami optimistis karena TNI ikut membantu," katanya. Menurut Osman Marbun, dengan terbukanya akses Jalan Trans Papua, maka tingginya biaya operasional di Papua akan bisa ditekan.

"Kalau tingkat kemahalan bisa ditekan, dengan sendirinya masyarakat akan bisa meningkatkan kesejahteraannya," kata dia. Saat ini, Jalan Trans Papua yang sudah terbuka sudah sepanjang 3.667 kilometer. "Jadi masih ada 658 kilometer yang tertutup hutan, dan target kami dalam dua tahun ini akan bisa dibuka dan dibangun,” katanya.

Adapun ruas Jalan Trans Papua, di antaranya Jayapura-Wamena-Mulia, Jayapura-Sarmi, Jayapura-Hamadi-Holtekamp-Perbatasan Papua Nugini, Merauke-Waropko, Timika-Mapurujaya-Pomako, Nabire-Waghete-Enarotali, dan Serui-Menawi-Subeba.

Untuk Papua Barat, rua Jalan Trans Papua adalah Manowari-Sorong, Manokwari-Bintuni, Fakfak-Hurimber-Bomberay, dan Sorong-Mega.

"Jalan Trans Papua yang sedang dibangun nantinya akan mengakomodir pusat-pusat kegiatan nasional yang sudah ditentukan dalam rencana tata ruang wilayah nasional. Tiga pusat kegiatan nasional yang ada di Papua ini yaitu Sorong, Jayapura, dan Timika. Sedangkan Papua Barat pusat kegiatan strategis ada Manokwari, Raja Ampat, dan Tanah Merah,"pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berharap, Jalan Trans Papua dapat segera dibangun. Bahkan ditargetkan, jalan itu akan terkoneksi pada 2018.  —  Rappler.com

BACA JUGA