Paus Fransiskus akan hadiri Asian Youth Day 2017 di Semarang

SEMARANG, Indonesia — Paus Fransiskus dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia pada 2017 mendatang. Semarang akan menjadi kota tuan rumah pertemuan pemuda Katolik se-Asia, atau Asian Youth Day, yang ketujuh.

"Kami yakin Paus berkenan hadir, karena pada saat penyelenggaraan Asian Youth Day di Filipina, beliau juga hadir di sana,” Kata Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan, Keuskupan Agung Semarang, Aloysius Budi Purnomo, kepada Rappler, Selasa pagi, 23 Februari.

Romo Budi, sapaannya, mengaku telah mendapat konfirmasi langsung dari pihak Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta.

“Terkait kesiapan protokoler kenegaraan, Dubes Vatikan di Jakarta meminta kami memperketat pengamanan saat acara berlangsung," kata Romo Budi.

Asian Youth Day merupakan konferensi pemuda Katolik terbesar di Asia. Pada 2017, Vatikan telah menunjuk Keuskupan Agung Semarang sebagai tuan rumah dan lokasi acaranya akan dipusatkan di Yogyakarta.

Diikuti 3.000 peserta dari 29 negara

Romo Budi menyampaikan, sejauh ini sudah ada 29 negara yang memastikan hadir dalam konferensi tersebut, di antaranya Filipina, Korea Selatan, Jepang, dan sejumlah negara di belahan benua Asia lainnya. 

Sedangkan jumlah pesertanya ada sebanyak 3.000 orang, yang meliputi 2.000 orang dari negara peserta dan 1.000 orang lainnya dari tuan rumah.

Keuskupan Agung Semarang akan mengangkat tema mutikulturalisme, mengingat masyarakat Kota Semarang dikenal punya toleransi yang tinggi di bidang budaya dan keagamaan yang berlandaskan cinta kasih.

Rangkaian acara Asian Youth Day 2017 akan dimulai dari prosesi kirab salib raksasa yang mengelilingi beberapa gereja Katolik di Indonesia. 

"Yang menarik, patung salib raksasa itu dibuat sendiri oleh anak-anak muda dari Filipina dan India," ujar Romo Budi.

Untuk mempersiapkan acaranya, Keuskupan Agung mulai menyosialisasikan penyelenggaraan Asian Youth Day kepada 96 gereja Katolik di Semarang. 

"Konferensi pemuda Katolik ini dimulai pada Juli hingga akhir Agustus 2017 mendatang," katanya.

Mengunjungi Borobudur

Keuskupan Agung Semarang juga telah menyiapkan obyek wisata religi agar dapat dikunjungi oleh Paus Fransiskus. 

Obyek wisata religi yang dipilih yaitu Candi Borobudur, Gua Maria Kerep, Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat, dan kampus UIN Sunan Kalijaga, karena dianggap punya unsur multikulturalisme dan edukasi.

"Ketika saya menerima tamu dari Ketua Komisi Vatikan, beliau bilang ingin ada kunjungan ke Borobudur, Keraton Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga. Karena di sanalah akan diadakan dialog multikultural dengan pemuda-pemuda Katolik," ungkapnya. —Rappler.com

BACA JUGA: