Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Merasa gagal tangani Persib, Dejan Antonic mundur

JAKARTA, Indonesia — Wajah Dejan Antonic terlihat kusut, pada Sabtu, 11 Juni, malam. Dengan langkah yang tak semantap biasanya, dia masuk ruang jumpa pers di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Suasana menjadi hening saat pelatih asal Serbia itu menjawab pertanyaan tentang dirinya. 

"Saya pikir, ini waktunya buat saya untuk istirahat sedikit dari sini. Harus ada obat baru dari tim ini," katanya.

Aroma mundurnya Dejan sejatinya telah tercium saat Persib meraih hasil buruk pada pekan sebelumnya. Mereka ditahan imbang oleh Madura United 0-0. Saat itu, isu Dejan mundur sempat mengemuka, tapi manajemen memutuskan tetap percaya kepada pelatih asing tersebut.

Akhirnya aroma itu menjadi kenyataan pasti. Dia menyatakan bahwa dia mundur. Tak hanya mundur, Dejan bahkan mengatakan bahwa tekanan melatih Persib cukup besar. 

"Berat sekali untuk pribadi saya. Persib tim besar, tidak bisa dapat result seperti ini. Saya sebagai pelatih mengambil semua tanggung jawab atas kekalahan ini," paparnya.

Dejan menyebut, keinginan ini sudah diketahui oleh manajemen. Sebab, dia sudah mengutarakannya kepada petinggi klub. Meski demikian, bagaimana sikap dari petinggi klub dengan kostum kebesaran biru itu belum diketahui olehnya.

Namun, dia yakin, bahwa keputusannya ini adalah pilihan yang terbaik bagi Persib ke depannya. Sebab, ada kemungkinan Maung Bandung bisa kembali meraih hasil yang lebih positif.

Saat dikonfirmasi terpisah, manajer Persib, Umuh Muchtar, mengakui tak begitu terkejut dengan mundurnya Dejan. Sebab, sebelum itu keduanya sempat berbincang.

"Tadi dia sempat ngomong kalau siap mundur kalau kalah. Kami optimistis bisa menang, tapi ternyata kami kalah," ungkapnya.

Umuh menghormati keinginan dari Dejan untuk mundur. Baginya, melihat hasil dan performa Maung Bandung selama ini, memang sudah seharusnya Dia mundur.

"Mungkin sudah tepat saat dia menyatakan mundur itu. Karena dia yang minta, kami akan lepas," kata Umuh. —Rappler.com  

BACA JUGA: