5 hal yang perlu kamu tahu tentang maskapai Aviastar

Foto dari aviastar.biz

Foto dari aviastar.

biz

JAKARTA, Indonesia — Pesawat Aviastar jenis Twinotter tipe DHC 6 dilaporkan hilang kontak di daerah Sulawesi Selatan, Jumat siang 2 Oktober.

Pesawat lepas landas dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara, pada pukul 14:29 WITA dan dijadwalkan tiba di Makassar pukul 15:39 WITA, namun hingga kini belum mendarat.

Berikut lima hal tentang maskapai Aviastar:

1. Jangkau wilayah terpencil

Sebagai sebuah maskapai, Aviastar melayani penerbangan dari dan menuju wilayah-wilayah terpencil yang karena ketiadaan infrastruktur, sulit untuk dijangkau oleh pesawat berukuran besar.

Aviastar menawarkan jasanya kepada sektor korporat, khususnya kargo, terutama yang bisnisnya beroperasi di wilayah-wilayah terpencil. 

Berikut beberapa perusahaan yang menjadi rekan Aviastar:

2. Berdiri pada tahun 2000

Aviastar berdiri pada 12 Juni 2000. Di situs mereka, tak ada keterangan tentang siapa pihak-pihak yang turut mendirikannya, namun hanya pernyataan sebagai berikut: "Aviastar didukung oleh tim manajemen yang profesional dan terlatih dari luar negeri".

Berikut adalah jenis jasa yang ditawarkan oleh Aviastar:

3. Mengoperasikan dua jenis pesawat

Saat ini, maskapai Aviastar mengoperasikan dua jenis pesawat yaitu DHC-6-300 dan BAe-146-200. 

4. Terbang ke 30 titik di Indonesia

Rute penerbangan Aviastar.

Rute penerbangan Aviastar.

Aviastar melayani penerbangan menuju 30 titik yang ada di berbagai penjuru tanah air dari Lubuk Linggau hingga Timika. Tapi tak semuanya dari dan menuju wilayah yang terpencil.

Aviastar juga melayani rute Lampung-Semarang dan Balikpapan-Samarinda misalnya. Detilnya bisa dilihat di sini

5. Raih AOC pada 2003

Aviastar memperoleh Air Operator Certificate (AOC) mereka pada 2003. Menurut ketentuan Kementerian Perhubungan, sertifikat ini wajib dimiliki oleh maskapai yang mengoperasikan layanan penerbangan komersial. Rappler.com

BACA JUGA: