DENGAR: Puisi yang dibacakan Rangga di 'AADC 2'

JAKARTA, Indonesia — Film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) sangat lekat dengan dunia sastra. Begitu pula yang terjadi di sekuelnya, AADC 2, yang dirilis hari ini, Kamis, 28 April.

Mira Lesmana, selaku produser, bekerjasama dengan penyair Aan Mansyur menghidupkan Rangga lewat rangkaian kata-kata berupa puisi yang dibukukan dalam Tidak Ada New York Hari Ini. 

Buku tersebut dirilis bersamaan dengan film AADC 2, hari ini, Kamis.

Salah satu puisinya yang berjudul Batas telah ditampilkan dalam teaser AADC 2 yang diunggah di YouTube pada Desember 2015 lalu.

Berikut puisi lengkap berjudul Batas, karya Aan Mansyur.

Semua perihal diciptakan sebagai batas. Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain. Hari ini membatasi besok dan kemarin. Besok batas hari ini dan lusa. Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota, bilik penjara dan kantor walikota, juga rumahmu dan seluruh tempat di mana pernah ada kita.

Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta. Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini dipisah kata-kata. Begitu pula rindu, hamparan laut dalam antara pulang dan seorang petualang yang hilang. Seperti penjahat dan kebaikan dihalang uang dan undang-undang.

Seorang ayah membelah anak dari ibunya—dan sebaliknya. Atau senyummu, dinding di antara aku dan ketidakwarasan. Persis segelas kopi tanpa gula menjauhkan mimpi dari tidur.

Apa kabar hari ini? Lihat, tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi.

Baca 30 rangkaian kata lainnya di buku kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya Aan Mansyur yang rilis hari ini, Kamis, 28 April.—Rappler.com

BACA JUGA: