Rio Haryanto terancam tak ikut Grand Prix Jerman

JAKARTA, Indonesia — Nasib pembalap F1 asal Indonesia, Rio Haryanto, masih tak menentu dalam laga Grand Prix Jerman pada pekan depan. Laga di Hongaria pada Minggu, 24, Juli, dapat menjadi yang terakhir baginya.

Manajer Rio, Piers Hunnisett, mengakui nasib Rio masih luntang lantung. "Saya tidak tahu," kata dia pada Reuters di Hongaria pada Jumat, 22 Juli.

"Kami harus tetap positif dan berharap Rio ada di Jerman."

Hal ini disebabkan belum lunasnya uang kontrak 15 juta euro yang harus dibayarkan ke tim Manor Racing. Sejauh ini, sponsor utama Rio adalah Pertamina, yang sudah membayarkan 5 juta euro, hingga ia bisa tetap berlaga di Hongaria.

Hunnisett sendiri masih terus bergerilya untuk memastikan sisa 10 juta euro terpenuhi.

"Kami sudah banyak berjanji, yang belum semuanya terkabul. Kami harus tetap bekerja keras, dan kami berencana untuk tampil di Jerman," kata dia.

Prestasi Rio memang tak terlalu buruk, di mana ia bisa bersanding dengan rekan setimnya Pascal Wherlein yang diunggulkan. Dalam 10 laga, posisi mereka tak pernah berjarak jauh.

Rio juga satu-satunya wakil dari Asia yang berlaga di F1, dan Hunnisett beraharap hal ini bisa menggaet lebih banyak sponsor.

"Kami sudah mengontak berbagai perusahaan di Thailand, Malaysia, Singapura, terutama mengingat ke depannya ada lomba di Malaysia dan Singapura," kata dia.

Lokasi tersebut seperti "rumah" untuk Rio. Sebagai satu-satunya perwakilan Asia, lanjut Hunnisett, ia berharap seluruh komunitas benua ini bisa bersatu untuk mendukung. —Rappler.com