Dubes: Belum ada laporan WNI jadi korban di Paris

 KERUSAKAN. Situasi kerusakan di luar tempat konser di Bataclan, Paris, 13 November 2015. Foto oleh Christophe Petit Tesson/EPA

JAKARTA, Indonesia— Belum ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan atau ledakan bom di Paris, yang menelan korban lebih dari 100 orang. 

“Belum ada laporan,” kata Duta Besar Indonesia untuk Perancis Hotma Panjaitan pada Rappler, Sabtu, 14 November. 

Setidaknya, ada sekitar 2.000 WNI yang berada di Perancis saat ini, mereka tersebar baik di Paris dan kota lain. Hotma belum bisa memastikan apakah ada WNI yang tinggal di dekat lokasi penembakan dan ledakan, seperti di gedung pusat kesenian Bataclan, Stadion Stade de France, maupun restoran Kamboja. 

Namun KBRI meminta WNI tidak keluar dari tempat tinggal mereka. “Karena serangannya ini bukan hanya di gedung milik pemerintah tapi juga tempat umum,” katanya. 

KBRI sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan agar WNI yang sedang menetap atau sedang berada di Perancis untuk berhati-hati dan memantau keberadaan orang-orang dekat mereka.

Warga Indonesia yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi KBRI Paris melalui telepon +33(0)145030760  dan +33(0)621122109 yang aktif 24 jam. —Rappler.com

BACA JUGA