Yuddy Chrisnandi cabut laporan 'teror' guru honorer

Ratusan guru honorer protes di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat menuntut diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Ratusan guru honorer protes di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat menuntut diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

"Begitu tahu identitasnya kita cabut laporannya. Gak ada masalah, dia cuma nginep semalem saja kan," tuturnya.

Ketika ditanya, guru honorer itu mendapat nomor telepon genggamnya dari mana, Yuddy mengatakan bisa dari mana saja.

"Kan nomor di mana-mana diumumin, nomor presiden aja kan ada di internet suka di-`share`," jelasnya.

Ia menyebutkan dirinya dapat memaklumi adanya kekecewaan dari guru honorer itu.

"Tapi antara pencabutan laporan, masalah teror dan permohonan maaf kan hal yang berbeda dengan subtansi kebijakan. Kalau bicara soal kebijakan ya lain lagi tapi kita memahami aspirasinya," katanya. – dengan laporan Antara/Rappler.com

 BACA JUGA: