Dalam setahun, ratusan orang tewas karena serangan teror

Rappler.com

This is AI generated summarization, which may have errors. For context, always refer to the full article.

Dalam setahun, ratusan orang tewas karena serangan teror
Sepanjang tahun 2017 ini kami menghitung setidaknya ada 18 kasus teror yang terjadi di berbagai belahan bumi

JAKARTA, Indonesia — Sebanyak 26 orang tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di sebuah gereja di tenggara Texas pada Minggu, 5 November 2017.

Insiden mengerikan ini terjadi hanya empat hari dari serangan mematikan di New York, saat seorang pengemudi menabrakan truk ke kerumunan orang yang tengah berjalan di jalur sepeda.

Teror demi teror seolah tak ada habisnya. Sepanjang tahun 2017 ini kami menghitung setidaknya ada 18 kasus teror yang terjadi di berbagai belahan bumi, dari Eropa, Istanbul, Tehran, hingga Bangkok.

Sepanjang Januari – November 2017 ini, rangkaian serangan teror mematikan tersebut merenggut sedikitnya 325 nyawa, sebagian besar adalah warga sipil yang tidak berdosa.   

Teror paling mengerikan dengan korban tewas terbanyak terjadi di Las Vegas pada 1 Oktober 2017. Saat itu ribuan orang tengah menikmati konser musik country ‘Route 91’ ketika mendadak terdengar rentetan suara tembakan.

Sebanyak 59 orang dilaporkan tewas atas insiden ini. Sementara korban luka mencapai 500 orang. Ini menjadikan korban tewas terbanyak di Amerika Serikat akibat penembakan massal.

Sepanjang 2017 ini, tiga serangan teror melanda Amerika Serikat, termasuk serangan di Las Vegas. Dua dari tiga serangan tersebut adalah penembakan massal. 

Penembakan massal juga pernah terjadi di Gedung Parlemen Iran pada 7 Juni 2017. Setidaknya 12 tewas akibat insiden ini. 

Negara lain yang juga kerap menjadi sasaran serangan teror adalah Inggris. Sejak Januari hingga Oktober 2017 ini, setidaknya ada 5 serangan teror menggoyang Inggris.

Lima dari serangan tersebut dilakukan dengan cara menabrakan mobil ke kerumunan pengguna jalan. Serangan ini antara lain terjadi di London, Jembatan London, dan Westminster Bridge.

Serangan mobil juga pernah menggegerkan Barcelona pada 17 Agustus 2017. Saat itu, 13 orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 100 orang mengalami luka.

Jika ditotal, ada 6 kasus serangan dengan menggunakan mobil terjadi sepanjang 2017. Korban tewas akibat serangan ini mencapai 38 orang.

Apapun tujuannya, teror tak bisa dibenarkan. Karena sebagian besar korban adalah warga sipil. Karena itu, tentu saja, kita berharap tak ada lagi serangan teror atas nama apapun.  

—Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.

Summarize this article with AI

How does this make you feel?

Loading
Download the Rappler App!