Berita hari ini: Minggu, 24 Desember 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 24 Desember 2017.

Dishub DKI: 90 persen angkutan umum di DKI sudah uzur

Kopaja menerobos jalur bus TransJakarta. Foto dari dari YouTube

Kopaja menerobos jalur bus TransJakarta. Foto dari dari YouTube

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan sebagian besar yang beredar di jakarta sudah uzur.

"Rata-rata hampir 90 persen di atas 10 tahun," kata Andri Yansyah pada Minggu 24 Desember 2017. Rencannya angkutan-angkutan umum berusia di atas 10 tahun tersebut akan ditertibkan.

Saat ini Dishub DKI Jakarta telah mengeluarkan edaran terkait batas waktu izin operasi angkutan umum usia di atas 10 tahun hingga 31 Desember 2017. Jika pada 1 Januari 2018 masih ada yang beroperasi, maka akan ditindak.

Andri mengatakan tidak semua angkot berusia di atas 10 tahun akan dilarang beroperasi. Dishub DKI, kata Andri, masih akan memberikan izin untuk sepertiga angkot yang telah berusia di atas 10 tahun beroperasi pada 2018. Baca berita selengkapnya di sini.

Gunung Agung kembali erupsi, BNPB: Tidak ada kerusakan

Asap dan abu vulkanis menyembur dari kawah Gunung Agung pascaletusan freatik kedua, terpantau dari Desa Culik, Karangasem, Bali, Minggu (26/11). FOTO oleh ANTARA/Nyoman Budhiana

Asap dan abu vulkanis menyembur dari kawah Gunung Agung pascaletusan freatik kedua, terpantau dari Desa Culik, Karangasem, Bali, Minggu (26/11). FOTO oleh ANTARA/Nyoman Budhiana

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo mengatakan dua erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Sabtu (23/12) dan Minggu (24/12) tidak menimbulkan kerusakan.

"Tidak ada dampak merusak dari kedua erupsi tersebut. Aktivitas masyarakat di Bali normal. Justru banyak masyarakat di sekitar Bali menikmati erupsi. Tidak ada kepanikan di masyarakat,” kata Sutopo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gunung Agung mengalami erupsi pada Sabtu, 23 Desember 2017, pukul 11.57 WITA. Asap kelabu tebal membumbung setinggi 2.500 meter ke timur laut. Hujan abu disertai pasir tipis terjadi di sekitar lereng Gunung Agung, seperti di Tulamben dan Kubu.

Sehari kemudian, yakni Minggu 24 Desember, erupsi kembali terjadi, tepatnya pada pukul 10.05 WITA. Asap kelabu tebal dengan tinggi kolom abu vulkanik sekitar 2.500 meter di atas puncak kawah mengarah ke timur laut.

Sutopo mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Agung memang masih tinggi. Karena itu Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sampai saat ini masih menetapkan Gunung Agung status Awas (level 4).

"Artinya masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 8-10 kilometer dari puncak kawah. Di luar area itu aktivitas dapat berjalan normal dan masih tetap aman," katanya. Baca berita selengkapnya di sini.

Badai Tembin terjang Filipina, sedikitnya 200 orang tewas

Banjir yang dipicu oleh Badai Tembin merendam wilayah selatan Mindanao, Sabtu (23/12). Foto oleh FERDINANDH CABRERA / AFP

Banjir yang dipicu oleh Badai Tembin merendam wilayah selatan Mindanao, Sabtu (23/12). Foto oleh FERDINANDH CABRERA / AFP

Tanah longsor dan banjir yang dipicu badai tropis Tembin telah menewaskan setidaknya 200 orang di Filipina. Puluhan orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Inspektur Lemuel Gonda dari Kepolisian Nasional Filipina (Philippine National Police/PNP) mengatakan 135 orang meninggal dunia di Mindanao Utara dan 47 di Semenanjung Zamboanga selama badai.

Anggota parlemen Zia Alonto Adiong dari Daerah Otonom Muslim Mindanao (Autonomous Region in Muslim Mindanao/ARMM) mengatakan 18 orang meninggal dunia di kawasan ARMM.

Dalam prakiraan terkininya, biro cuaca negara Pagasa mengatakan badai tropis Tembin menerjang Baalbac, Palawan, pada Sabut malam.

Biro cuaca memperingatkan bahwa badai "bisa berubah menjadi topan sebelum keluar dari Filipina" pada Minggu.

“Hujan sedang sampai lebat akan merata di Palawan, sementara hujan ringan sampai sedang dan kadang berat akan melanda bagian barat Visayas dan Mindanao dalam 24 jam," kata biro.

Biro juga memperingatkan kemungkinan terjadinya lebih banyak banjir dan tanah longsor, dan menekankan perjalanan laut masih berisiko.

Badai Tembin melanda pulau bagian selatan Filipina, Mindanao, pada Jumat, memicu banjir dan tanah longsor di daerah itu. Baca berita selengkapnya di sini.

Libur panjang, pejabat di Mataram dilarang matikan telepon genggam

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana meminta semua pejabat pemerintah kota untuk selalu mengaktifkan telepon genggam mereka selama libur panjang.

"Saya menginstruksikan kepada semua pejabat agar tidak mematikan handphone saat libur panjang Natal dan Tahun Baru," katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu 24 Desember 2017.

Instruksi tersebut dikeluarkan agar para pejabat tetap bisa berkoordinasi meskipun sedang berlibur. Sebab, mereka harus tetap bersiaga menghadapi kemungkinan bencana selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.

"Yang namanya bencana tidak bisa diprediksi, karenanya meski pun libur panjang pejabat harus siap siaga menghadapi cuaca ekstrem," katanya. Baca berita selengkapnya di sini.

Ustaz Abdul Somad ditolak di Hong Kong, ini penjelasannya

Penceramah kondang ustaz Abdul Somad mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan saat dirinya tiba di Hong Kong.

Saat itu, ketika dirinya masih berada di Bandara Hong Kong, sejumlah petugas tidak berseragam menghampiri dirinya.

“Mereka meminta saya buka dompet. Membuka semua kartu-kartu yang ada,” demikian tulis Abdul Somad dalam fans page Facebooknya, Minggu 24 Desember 2017.

Kemudian, para petugas tanpa seragam tersebut mengantarnya kembali ke pesawat yang akan terbang ke Jakarta. “Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima saya. Itu saja,” tulis Abdul Somad. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

X

Ayo langganan Indonesia wRap