aceh tsunami
ARTICLE FINDER

Aceh kini dalam bingkai pasca 13 tahun tsunami

Dec 23, 2017 - 1:22 PM

Pameran fotografi ‘Aceh Today’ dipamerkan di Museum Tsunami, menggambarkan kondisi Aceh hari-hari ini, 13 tahun setelah diterpa tsunami

Seorang pengunjung melihat foto-foto di pameran 'Aceh Today' di Museum Tsunami Aceh, pada 22 Desember 2017. Foto oleh Habil Razali/Rappler

Indonesia marks tsunami 12 years ago with prayers

Dec 26, 2016 - 1:14 PM

Families gather at a mass grave in Aceh to pray for their loved ones to mark the 12th year of the deadly 2004 tsunami

REMEMBERING. Family members gather to pray for their loved ones at a mass grave in Aceh to mark the tsunami which devastated the province 12 years ago in one of the worst natural disasters in human history. Photo by Chaideer Mahyuddin/AFP

Masyarakat Aceh peringati 12 tahun tsunami dengan zikir bersama

Dec 26, 2016 - 8:56 AM

‘Kita harus instrospeksi dan evaluasi apakah tantangan dan cobaan ini merupakan kelalaian dari kita semua sehingga kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT’

BLOG: 11 tahun tsunami, merawat 10 tahun damai di Aceh

Dec 26, 2015 - 11:05 PM

Penelitian UNDP menunjukkan 50 persen damai karena konflik politik berulang kembali setelah 10 tahun damai Kita tidak berharap itu terjadi di Aceh

Warga membaca Surat Yasin saat berziarah di kuburan massal korban tsunami di Desa Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (26/12). Foto oleh Ampelsa/Antara

“Setelah membangun infrastruktur, kami bangun peradaban”

Dec 26, 2015 - 5:15 PM

Generasi muda di Banda Aceh dipersiapkan untuk menatap masa depan sesuai dengan syariat Islam

MASJID TSUNAMI. Umat Islam di Aceh berjalan keluar seusai menunaikan ibadah Shalat Jumat di Masjid Tsunami Baiturrahim, Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, Jumat, 25 Desember 2015. Masjid Baiturrahim yang berada di bibir pantai tersebut merupakan salah satu rumah ibadah yang selamat dari bencana gempa dan tsunami pada 26 Desember 2004. Foto oleh Ampelsa/Antara

Netizen peringati #11thnTsunami Aceh

Dec 26, 2015 - 2:00 PM

Warga Aceh memasang foto keluarganya yang menjadi korban tsunami pada 2004 lalu di media sosial

ZIARAH. Gubernur Aceh Zaini Abdullah (kedua kanan) bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal (kanan) menabur bunga saat berziarah di kuburan massal korban gempa dan tsunami, Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Aceh, Sabtu, 26 Desember 2015. Peringatan 11 tahun gempa dan tsunami diselenggarakan secara sederhana dengan doa bersama dan berziarah ke kuburan massal serta seminar tentang mitigasi bencana. Foto oleh Irwansyah Putra/Antara

Rumah untuk mengenang 11 tahun tragedi tsunami Aceh

Dec 26, 2015 - 12:31 PM

Anak anak diajarkan tentang sejarah tragedi tsunami di museum

KORBAN TSUNAMI. Pengunjung memperhatikan nama-nama korban tsunami Aceh di Museum Tsunami, Banda Aceh, Aceh, Senin, 14 Desember 2015. Museum yang didirikan tahun 2009 itu berisi sejarah tsunami tahun 2004 yang meluluhlantakkan Aceh. Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/Antara

Indonesians deliver coins to Australian embassy to protest Abbott

Mar 10, 2015 - 6:05 PM

A group of about 30 students handed plastic bags of coins and bills totalling about IDR7 million

NOT QUITE A BILLION. Bags of coins totaling about IDR7 million delivered to the Australian Embassy in Jakarta on March 10, 2015. Photo by Gatta Dewabrata/Rappler

Australian PM criticized for Indonesia tsunami aid 'reminder'

Feb 18, 2015 - 5:17 PM

Indonesian Foreign Ministry spokesman Arrmanatha Nasir says he hopes the prime minister s remarks did not reflect the true colors of Australians

Indonesian Foreign Affairs Minister Retno Marsudi. File photo by AFP

Australia PM to Indonesia: Remember how we helped

Feb 18, 2015 - 9:45 AM

If the Bali Nine pair are executed Abbott says Australia will be letting Indonesia know in absolutely unambiguous terms that we feel grievously let down

Australian Prime Minister Tony Abbott speaks to the media in Sydney, Australia, 23 December 2014. File photo by EPA

Kebahagiaan keluarga korban tsunami Aceh bertemu dua anak hilang

Jan 16, 2015 - 11:10 AM

Tetapi nelayan yang menemukan gadis cilik itu mengaku bahwa anak itu bukan korban tsunami

TERSENYUM BAHAGIA – Septi Rangkuti, Jamaliah, dan tiga anak mereka ersenyum ketika berwisata. Anak mereka, Arif dan Raudha, hilang dan terpisah dengan kedua orangtuanya selama hampir 10 tahun akibat tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004. Foto oleh Nurdin Hasan/Rappler

Ibu penjual roti: Bangkit dari kehancuran tsunami Aceh

Dec 26, 2014 - 11:41 AM

Kisah inspiratif seorang korban tsunami Aceh yang berhasil bangkit dari nol dan sekarang sudah menjadi pengusaha roti dengan omset Rp 25 juta per hari

Nelly Nurila membangun kembali bisnis rotinya setelah ditimpa musibah tsunami Aceh.

IN PHOTOS: Aceh, 10 years after the tsunami

Dec 25, 2014 - 4:27 PM

Compare how Aceh was in the days after the 2004 tsunami to how it is today

10 years on: The boat that rescued 59 during the tsunami

Dec 23, 2014 - 2:17 PM

Miraculously appearing to save dozens of people from raging waters the boat is sometimes referred to as Noah s ark

STRANDED. The boat that was miraculously stranded next to a house in Banda Aceh full of people in need of rescue, seen here on January 27, 2005, a month after the tsunami. Photo by Nurdin Hasan / Rappler

10 tahun tsunami, Aceh gelar doa hingga lomba lari

Dec 23, 2014 - 1:47 PM

Tiga puluh enam perwakilan negara sahabat akan datang dan ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Aceh

Foto ini diambil pada 16 Januari 2005 di Lampuuk, Banda Aceh. Hanya tinggal Masjid yang berdiri tegak setelah tsunami menyapu Banda Aceh pada 26 Desember 2004, sepuluh tahun lalu. AFP PHOTO / JOEL SAGET (TOP) AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDIN (BOTTOM)

Polwan Elfiana: Melindungi anak, mengobati kehilangan pasca tsunami Aceh

Dec 22, 2014 - 5:04 PM

Polwan Elfiana kehilangan anak dan orangtuanya Atas nama profesionalisme seorang polisi ia keliling membantu anak anak korban tsunami yang kehilangan keluarga dan rumah

AKP Elfiana, kepala unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polda Aceh, saat ditemui di rumahnya, November 2014 lalu. Foto oleh Uni Lubis

Selamat dari tsunami, kepala desa dobrak tradisi bangun pemukiman di Aceh

Dec 19, 2014 - 2:24 PM

Desa Lambung di Banda Aceh kini tampak tertata rapi Desa yang sebelum tsunami merupakan desa kumuh telah menjadi desa percontohan karena berhasil ditata rapi dan bersih

Kepala Desa Lambung, Zaidi M. Adam bercerita pengalamannya tentang bagaimana dia membangun kembali desanya jadi tertata rapi setelah diterjang tsunami. Foto oleh Nurdin Hasan/Rappler

IN PHOTOS: Rebuilding a city swept away by a tsunami

Dec 18, 2014 - 8:12 PM

Ten years on we look back at the beginnings of the massive rehabilitation and reconstruction process undertaken after the tsunami devastated Aceh

Love in a time of disaster: Moving on after the tsunami

Dec 18, 2014 - 5:57 PM

New families give survivors of the December 2004 tsunami in Aceh a chance for a second life

NEW FAMILY. Rusli Abdul Rahman (R) and his wife Fardhiah (L), together with their son, show photos of their previous families, which they lost to the 2004 tsunami. Photo by Bay Ismoyo/ AFP

Peringati tsunami Aceh, Sri Mulyani ingin bangun masyarakat yang lebih kuat

Dec 17, 2014 - 11:36 PM

Memperingati 10 tahun tragedi tsunami Aceh Uni Lubis mewawancarai Direktur Pengelola Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati

Direktur Bank Dunia Sri Mulyani saat berbicara di Singapore Summit pada 20 September 2014. Foto oleh Mohd Fyrol/AFP

Mengenang tragedi tsunami, ratusan murid SD menangis

Dec 15, 2014 - 3:52 PM

Tiap tahun SD Negeri 2 Banda Aceh melakukan simulasi bencana tsunami untuk memperingati hilangnya 1 000 lebih murid karena tragedi itu

SIMULASI. Ratusan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Banda Aceh antusias mengikuti simulasi bencana tsunami di halaman sekolah, Senin (15/12). Foto oleh Nurdin Hasan/Rappler

How the 2004 tsunami brought peace to Aceh

Dec 14, 2014 - 5:07 PM

It s terrible to say that the tsunami was a blessing in disguise but probably it was

Muslims performing morning prayers outside a mosque in Banda Aceh, Indonesia. Photo by EPA

Korban tsunami Aceh: Terselamatkan perahu nelayan yang terdampar

Dec 12, 2014 - 2:44 PM

Kisah perahu nelayan yang terdampar di atap sebuah rumah saat bencana tsunami menerjang Aceh menyelamatkan 59 warga Mereka menyebutnya Perahu Nabi Nuh

Sampah dan puing-puing masih terlihat sekitar perahu yang terdampar di atap rumah di Desa Lampulo, Banda Aceh, saat diabadikan pada 27 Januari 2005 lalu. Foto oleh Nurdin Hasan/Rappler

IN PHOTOS: Coming to Aceh's aid

Dec 11, 2014 - 8:20 PM

Ten years on we look back at the early days of one of the largest humanitarian efforts the world has mounted – responding to the December 26 tsunami in Aceh

Refugees from a devastated village swarm a US Navy Sea Hawk helicopter as it drops water and other supplies near the ground in Teunom, 170 kms southwest of Banda Aceh, a week after the tsunami hit.

10 years on: The photographer who documented the tsunami

Dec 09, 2014 - 8:00 AM

Acehnese Bedu Saini recalls how he captured dramatic images of the tsunami s ferocity but went home to a heartbreaking loss

Fotografer senior harian Serambi Indonesia, Bedu Saini, duduk di antara foto warga yang sedang berlari menyelamatkan diri ketika terjadi tsunami di Banda Aceh pada 26 Desember 2004 (kiri) dan sepasang warga Aceh yang melaksanakan pernikahan di Kapal PLTD Apung, kapal seberat 2.600 ton yang diseret tsunami sejauh 5 kilometer ke pemukiman penduduk dari pantai. Foto oleh Nurdin Hasan/Rappler

Bedu Saini: Pemotret kedahsyatan tsunami Aceh 2004

Dec 06, 2014 - 10:00 AM

Insting fotografer Bedu Saini bertarung antara mengabadikan momen tsunami atau bersama keluarga

Fotografer senior harian Serambi Indonesia, Bedu Saini, duduk di antara foto warga yang sedang berlari menyelamatkan diri ketika terjadi tsunami di Banda Aceh pada 26 Desember 2004 (kiri) dan sepasang warga Aceh yang melaksanakan pernikahan di Kapal PLTD Apung, kapal seberat 2.600 ton yang diseret tsunami sejauh 5 kilometer ke pemukiman penduduk dari pantai, pada 18 November 2014. Foto oleh Nurdin Hasan/Rappler

Reunited Acehnese family: 'God brought us together'

Aug 26, 2014 - 4:03 PM

They were separated by the destructive Indian Ocean tsunami in 2004 but a miraculous turn of events brought them all together 10 years later

REUNITED FAMILY. From left to right, mother Jamaliah Rangkuti, 42, daughter Raudatul Jannah, 14, and father Septi Rangkuti, 52, meet reporters in Aceh on August 7, 2014. Photo by Nurdin Hasan/Rappler

Indonesia tsunami family 'find son' after reunion with daughter

Aug 20, 2014 - 8:26 AM

The son now 17 was swept away by waves during the 2004 tsunami and has lived homeless for years sleeping in outdoor markets and abandoned shops

REUNITED. Missing Indonesian tsunami victim Raudhatul Jannah (2nd R), aged 14, sits with mother Jamaliah (2nd L), holding youngest son Jumadi Rangkuti (C) and father Septi Rangkuti (extreme R), joined by Syarwani (L), the foster mother who has raised Jannah in the city of Meulaboh, Aceh province, on Aug. 7, 2014.  Photo by Chaideer Mahyuddin/AFP

Miracle reunion in Aceh sparks hope for finding lost son

Aug 08, 2014 - 5:38 PM

After finding their daughter who was lost for 10 years after the 2004 Indian Ocean tsunami a couple in Aceh is hopeful they can find her brother

INSTANT BOND. Jamaliah (L) hugs her daughter Raudhatul Jannah (R) after they were reunited in Meulaboh, Aceh, on Aug. 7, 2014. Photo by AFP

Indonesian girl lost in 2004 tsunami reunited with parents

Aug 08, 2014 - 5:45 AM

Jannah was just 4 years old when she and her 7 year old brother were carried off when huge waves struck their home in West Aceh district on Dec 26 2004

TSUNAMI ANNIVERSARY. Acehnese people attend a mass prayer to mark the 9th anniversary of the Dec. 26, 2004 Indian Ocean tsunami in Banda Aceh on Dec, 26, 2013. Indonesia was hardest-hit by the December 26 quake and tsunamis, with a total of 230,261 people listed as dead or missing, according to the Indonesian government. File photo by AFP

Power out in Aceh, evacuation underway

Apr 11, 2012 - 7:04 PM

Families have started to flee Aceh and move to higher ground