Pelaku usaha bicara trilogi paket kebijakan ekonomi

Haryo Wisanggeni
Pelaku usaha bicara trilogi paket kebijakan ekonomi
Dari Ketua Gaikindo hingga vice president Go-Jek, apa kata mereka soal kebijakan paket ekonomi jilid 3 Jokowi?

JAKARTA, Indonesia — Trilogi paket kebijakan ekonomi pemerintah kini semuanya telah diluncurkan bersamaan dengan pengumuman peluncuran jilid ketiga di Istana Negara pada Rabu, 7 Oktober.

Dari paket pertama hingga ketiga, pesannya jelas: Pemerintah ingin mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang belakangan mengalami perlambatan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku usaha dalam proses investasi dan produksi. 

Bagaimana pelaku usaha merespons upaya pemerintah ini? Berikut hasil wawancara kami dengan beberapa di antaranya; 

1. Jongkie D Sugiarto (Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia)

“Kami menyambut baik paket kebijakan ekonomi satu, dua, dan tiga itu, dan berharap itu akan menjadi stimulus di sektor usaha dan bisnis di Indonesia. Kalau untuk sektor otomotif sendiri, kami berharap ini akan mendorong angka penjualan kendaraan bermotor. 

Untuk yang dampaknya langsung, beberapa kebijakan akan memotong biaya produksi. Misalnya, biaya listrik akan terpotong.” 

2. Arthur Batubara (Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia)

“Saya soroti satu dulu, yaitu di bidang agraria. Kami menyambut baik semangatnya karena akan ada percepatan proses sertifikasi baik untuk HGU (Hak Guna Usaha) maupun Hak Guna Bangunan (HGB), seperti disampaikan oleh Pak Menteri (Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry M. Baldan). Meskipun kita belum tahu apakah akan efektif di lapangan.

Kalau secara umum, kami berharap paket-paket kebijakan ini bisa membantu pengusaha agar cash flow mereka akan menjadi lebih baik. Karena kalau di sektor properti sendiri memang ada kelesuan. Di properti kawasan industri sebagai contoh, penurunannya bisa sampai 80 persen year on year.

3. Pingkan Irwin (Vice President Marketing Go-Jek Indonesia)

“Kalau dari kita, kita mendukung banget, terutama penurunan harga BBM (bahan bakar minyak), karena itu kan merupakan salah satu pengeluaran utama pengemudi-pengemudi kita.” 

4. Joshua Agusta (Partner MDI Venture, Grup Telkom Indonesia)

“Kita sebagai venture capitalist (pemodal ventura) lebih optimis karena sekarang setidaknya fundamen makro kita lebih baik. Kemarin startupstartup yang berinteraksi dengan kita banyak cerita kalau situasi ekonomi yang memburuk membuat sejumlah rekan bisnis mereka jadi kekurangan budget. Sekarang kita optimis ke depannya akan lebih baik.” Rappler.com

BACA JUGA: 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.