Tes kecocokan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

Aga Agung Iskandar
Tes kecocokan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

AFP

Ahsan dan Hendra dijagokan raih medali untuk Indonesia di ajang All England. Tapi seberapa erat hubungan keduanya?

Sayang sekali, juara bertahan gandra putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal mempertahankan gelarnya di ajang All England Open. Mereka harus pulang lebih awal setelah kalah dari pasangan Tiongkok Zhang Nan/Fu Haifeng dalam rubber game, 16-21, 21-19, dan 18-21.

Sedih, padahal chemistry keduanya sangat kuat. 

(BACA: All England: Dua gelar cukup bagi Indonesia)

Saya pernah secara iseng bertanya kepada mereka berdua tentang hal-hal remeh, sesaat sesudah mereka menjadi juara dunia bulan Agustus tahun 2013 di Guangzhou. 

Ternyata, jawaban mereka hampir identik. Tentu saja, saya mengajukan pertanyaan tersebut secara terpisah. Well, ini mirip kuis Family 100, hanya saja saya yang jadi Sony Tulung. 

Di bawah ini pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan kepada mereka di Jakarta beberapa waktu lalu:

Suka perempuan cantik atau manis?

Mohammad Ahsan (MA): Cantik.

Hendra Setiawan (HS): Cantik. 

OK, sebagian besar lelaki memang begitu. Boleh kita sebut mereka cukup konvensional.

Senang hal-hal yang klasik atau modern?

MA: Modern.

HS: Modern.

Mereka berdua sama-sama update dan kekinian. Tidak bisa tidak setuju memang. Jangan sampai permainan bulu tangkis mereka tidak modern. Bisa gampang dikalahkan.

Nonton film atau dengar musik?

MA: Nonton film.

HS: Nonton film.

Lebih suka didongengin ternyata. Sama-sama suka mendengar cerita. Lumayan.

Makan di restoran atau warung?

MA: (tidak menjawab)

HS: Warung

OK, Hendra, kamu cowok sederhana. Ahsan, kenapa tidak menjawab? Jangan pencitraan, please. 

Minum kopi atau teh?

MA: Teh

HS: Kopi

Mulai ada bibit-bibit perpecahan dalam urusan minuman ternyata.

Tinggal di kota atau desa?

MA: Desa

HS: Desa

Mau jadi petani? Nggak apa-apa, pokoknya setelah meraih medali emas Olimpiade 2016 ya?

Hidup tenang atau meriah?

MA: Tenang

HS: Tenang

Awas kalau ketahuan nongkrong di diskotik!

Kalau tidak jadi pebulutangkis ingin jadi apa?

MA: Pemain sepak bola

HS: Pemain sepak bola

Yakin? Itu pemain Indonesia Super League (ISL) pada nggak gajian. Dipikir lagi, deh!

Hasilnya, pasangan ini memiliki enam kesamaan dari delapan pertanyaan. Nilai kecocokan = 75%!

Selain itu, saya juga menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang bisa mereka jawab bebas. Ini dia:

Negara yang ingin dikunjungi?

MA: Yang penting punya pantai indah.

HS: Tidak ada, karena bosan ikut kejuaraan di luar negeri.

Wisata dalam negeri favorit?

MA: Bali.

HS: Tidak ada yang seindah pulang kampung (Pemalang, Jawa Tengah).

Tokoh kartun favorit?

MA: Tom and Jerry. 

HS: Donal Bebek

Kegiatan mengisi waktu luang?

MA: Nge-mall.

HS: Nonton film.

Dan… saya juga menanyakan kepada mereka, pendapat mereka tentang pasangan masing-masing. Ini jawabannya:

Menurut Ahsan, Hendra itu…

“Dia seperti kakak saya. Setiap apa yang dia katakan kepada saya adalah nasihat seorang kakak kepada adiknya. Saya akan selalu menuruti kata-katanya karena itu untuk tim. Koh Hendra itu kalem. Setiap kali kita bermain, dia juga tenang dan tidak tergesa-gesa.”

Menurut Hendra, Ahsan itu…

“Dia tidak saya anggap sebagai junior, tapi lebih sebagai teman. Karena Ahsan lebih muda, dia lebih ngotot bermain. Dia lebih banyak memberikan tenaga. Permainannya lebih cepat karena itu saya menyesuaikan dengan lebih kalem.” —Rappler.com

Agung Putu Iskandar, atau Aga Agung, adalah mantan wartawan Jawa Pos. Selain menulis soal olahraga, ia juga peduli pada isu sosial dan hukum. Follow Twitter-nya di @agaagung dan blog pribadinya agungputu.wordpress.com.

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.