Setidaknya 5 gugur dalam kecelakaan Hercules di Medan

Setidaknya 5 gugur dalam kecelakaan Hercules di Medan
(UPDATED) Identitas korban yang meninggal masih belum jelas

 

 

JAKARTA, Indonesia — (UPDATE Ke-5) Setidaknya 5 orang kru pesawat Hercules ditemukan meninggal setelah pesawat tersebut jatuh di Simpang Sima Lingkar, Medan, Sumatera Utara, Selasa, 30 Juni. 

“Pesawat Hercules jatuh pukul 12.08 siang tadi di sekitar pemukiman. Padahal pesawat itu baru take off 2 menit dari Bandara Polonia Medan,” kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya.

“Lima orang ditemukan gugur.” Fuad mengatakan dia belum bisa menjelaskan apakah ada korban sipil di antara kelima orang tersebut. 

Menurut Fuad, ini adalah pesawat logistik yang berangkat dari Medan menuju ke Tanjung Pinang. 

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I Agus Dwi Putranto mengatakan bahwa pesawat yang mengangkut 12 kru tersebut awalnya berangkat dari Malang, pada Senin, 29 Juni. 

“Lalu tadi pagi berangkat dari Halim, kemudian ke Pekanbaru, Medan, dan rencananya hari ini menginap di Pontianak,” kata Agus saat diwawancarai MetroTV. “Kru-nya 12, penumpang masih di data, masih ditunggu berita lebih lanjut.” 

Penyebab belum jelas

Pesawat buatan Amerika pada 1964 bermesin turboprop ini berasal dari Skuadron 32 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang. Sampai dengan saat ini, penyebab kecelakaan pesawat belum diketahui. 

Menurut Agus, usia tua pesawat tidak mempengaruhi kinerja, karena sistemnya selalui diperbarui. 

“Kami belum tahu apakah pesawat terbakar ketika take off atau mendarat, kami juga masih mencari informasi tentang pilotnya,” kata Kepala Penerangan dan Dokumentasi Lanud Abdul Rachman Saleh, Letkol Sutrisno. “Ada satu skuadron Hercules di Lanud Abdul Rachman Saleh.”

Pesawat yang dipiloti Kapten Sandi Permana ini jatuh dua menit setelah lepas landas. Pilot sempat meminta izin kembali ke landasan. 

“Pesawat Rute Suwondo-Tanjung Pinang take off runway 23 pukul 11.48 WIB, kemudian saat akan ditransfer ke Medan APP, pilot request RTB,” ujar Kapuskom Publik Kementerian Perhubungan JA Barata seperti dikutip media“Pesawat mendadak berbelok ke kanan lalu crashed.”

 

Daftar awak pesawat :

 

1.  Kapten Sandi Permana

2.  Co pilot Lettu Pandu

3.  Ledda Sukma (pilot cadangan)

 

4. Kapten Riri (navigator).

 

Sementara, tim teknisi terdiri dari:

 

1. Serma Bambang

 

2. Peltu Ibnu

 

3. Peltu Andik

 

4. Pelda Parijo

 

5. Peltu Ngateman

 

6. Peltu Yaya Komari

 

7. Pelda Agus Pur

 

8. Prada Alvian.

 

 — Rappler.com

 

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.