Pesawat tua seharusnya dikandangkan

Pesawat tua seharusnya dikandangkan
Pada 20 Mei 2009, Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara jatuh di Magetan. Korban tewas berjumlah 100 orang, termasuk warga sipil yang naik di dalam pesawat.

Mantan Menteri Perhubungan Jusman Sjafii Djamal mengatakan, pesawat TNI yang berusia lebih dari 30 tahun seharusnya tidak dipakai lagi. “Sebaiknya ada policy untuk meng-grounded pesawat yang berusia di atas 30 tahun,” kata Komisaris Garuda Indonesia itu pada Rappler, 30 Juni 2015.

Siang tadi pesawat Hercules jatuh pukul 12.08 di sekitar pemukiman di Medan. “Padahal pesawat itu baru take off 2 menit dari Bandara Polonia Medan,” kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya. 

Pesawat buatan Amerika pada 1964 bermesin turboprop ini berasal dari Skuadron 32 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang. 49 orang dipastikan tewas. Sampai dengan saat ini, penyebab kecelakaan pesawat belum diketahui.

Jusman menekankan, modernisasi alutsista TNI AU mutlak dilakukan, terutama untuk alat angkut pasukan dan logistik seperti Hercules. “Memang tersedia metode dan alat untuk memperpanjang usia teknis, tapi demi keandalan dan keunggulan TNI AU sebaiknya semua pesawat tua di-phase out,” kata Jusman. Menurutnya, banyak jenis pesawat yang bisa dijadikan pengganti, sesuai dengan dana yang tersedia. 

Kecelakaan Hercules milik TNI AU bukan baru pertama terjadi. Pada 20 Mei 2009, Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara jatuh di Magetan. Korban tewas berjumlah 100 orang, termasuk warga sipil yang naik di dalam pesawat.

Para warga sipil ini memanfaatkan Hercules sebagai alat transportasi, yang berangkat dari Jakarta dengan tujuan Wamena, Papua. Naas, pesawat itu jatuh tak jauh dari Pangkalan Udara Iswahyudi Madiun.— Rappler.com

Baca juga:
Penumpang Hercules berjumlah total 113 orang.

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.