Kapolri: Ada penyusup di barisan pendemo

Rappler.com
"Kami mengindikasi dari laporan intelejen, ada kelompok garis keras yang menyusup."

Para pengunjuk rasa sebelum salat Jumat. Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler.

JAKARTA, Indonesia – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan ada penyusup di antara para pengunjuk rasa yang hari ini turun ke jalan untuk memprotes ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.

“Kami mengindikasi dari laporan intelejen, ada kelompok garis keras yang menyusup,” kata Tito di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat 4 November 2016.

Para penyusup itu, Tito melanjutkan, akan berbaur dengan para pengunjuk rasa. Mereka akan memancing para pengunjuk rasa untuk berbuat anarkistis.

“Intinya mereka memanfaatkan momen (demo) ini untuk melakukan tujuannya,” kata Tito. Ia enggan menyebutkan dari kelompok mana para penyusup itu.

Namun ia memastikan bahwa pihaknya sudah memetakan kelompok tersebut. Dia mengimbau pihak yang berdemo dan masyarakat lainnya untuk tenang.

“Masyarakat jangan takut, kami sudah melakukan pencegahan agar jaringan ini tak beraksi. Jangan sampai aksi ini merusak niat baik dari aksi ini,” kata Tito dia.

Aksi unjuk rasa ini kabarnya diikuti 100 ribu orang dari berbagai ormas Islam. Mereka meminta agar polisi memproses secara hukum Gubernur Ahok yang dianggap telah menghina ayat suci. —Rappler.com

Baca juga: