5 fakta menarik seputar ajang ‘Miss Universe’

Rappler.com
5 fakta menarik seputar ajang ‘Miss Universe’
Indonesia mulai rutin mengirimkan wakil ke 'Miss Universe' sejak tahun 2004 lewat Artika Sari Devi

JAKARTA, Indonesia — Sebanyak 86 kontestan dari seluruh dunia telah berkumpul di Filipina untuk mengikuti rangkaian ajang kontes kecantikan Miss Universe 2016.

Malam puncak Miss Universe ke-65 ini akan dilaksanakan pada Senin, 30 Januari, di Mall of Asia Arena, Manila, mulai pukul 7 pagi WIB.

Ini merupakan kali ketiga Filipina menjadi tuan rumah Miss Universe. Sebelumnya, negara yang terletak di utara Pulau Sulawesi ini pernah menjadi host dalam perhelatan Miss Universe 1974 dan 1994.

Tahun lalu, kontestan asal Filipina, Pia Alonso Wurtzbach, berhasil meraih mahkota Miss Universe 2015.

Bagaimana dengan Miss Universe 2016? Dan bagaimanakah sejarah dari perhelatan kontes kecantikan paling prestigious ini? Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar ajang Miss Universe:

1. Kolombia menunggu 58 tahun untuk gelar Miss Universe berikutnya

Kolombia pertama kali mendapatkan gelar Miss Universe pada 1958, saat ajang ini baru berusia 7 tahun. Namun mereka harus menunggu selama 58 tahun untuk kembali membawa pulang mahkota tersebut.

Sebelum Pia Wurtzbach memenangkan gelar Miss Universe 2015, terakhir Filipina meraih gelar yang sama adalah pada tahun 1973.

Sementara Jepang harus menunggu selama 48 tahun, diikuti dengan Filipina yang menunggu selama 42 tahun.

2. Amerika Serikat raih mahkota terbanyak

Dengan 8 kemenangan, Amerika Serikat menjadi negara dengan gelar Miss Universe terbanyak.

AS pertama kali mendapatkan mahkota pada 1954, dan yang terakhir menjadi pemenang adalah Olivia Culpo pada 2012. AS juga selalu memenangkan mahkota setiap dekade, kecuali tahun 1970-an dan 2000-an.

Perolehan mahkota AS diikuti oleh Venezuela dengan 7 gelar dan Puerto Rico dengan 5 gelar.

Indonesia, sejak mengikuti ajang Miss Universe, mengukir prestasi yang cukup baik. Artika Sari Devi berhasil masuk Top 15. Sementara Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman, berhasil meraih Top 16 dan Best National Costume. Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira, juga berhasil membawa gelar Best National Costume dan pada tahun lalu, Anindya Kusuma Putri berhasil meraih Top 15 Miss Universe 2015.

3. Pia Wurtzbach adalah salah satu Miss Universe tertua

Peraturan terbaru Miss Universe menuliskan bahwa para kandidat harus berusia antara 18 hingga 26 tahun. Data menunjukkan bahwa gelar Miss Universe paling banyak diraih saat kontestan berusia 18 tahun.

Miss Universe 2015, Pia Wurtzbach, masuk menjadi salah satu kontestan paling berumur saat mendapatkan mahkota dalam usia 26 tahun, sama dengan Brooke Lee dari AS dan Wendy Fitzwilliam dari Trinidad & Tobago, Miss Universe 1997 dan 1998.

Sementara Miss Universe termuda adalah peraih gelar dalam perhelatan yang pertama di 1952, Armi Kuusela dari Finlandia yang pada saat itu masih berusia 17 tahun.

4. Azerbaijan anggota terbaru Miss Universe

Azerbaijan pertama kali berpartisipasi dalam ajang Miss Universe pada 2013 lalu, dan membuat mereka tercatat sebagai anggota paling baru.

Sebelumnya, juga ada beberapa negara yang baru mengirimkan wakilnya untuk bertarung di ajang ini dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Gabon dan Lithuania pada 2012, Kosovo pada 2008, Tanzania pada 2007 dan Kazakhstan pada tahun 2006.

Sementara Indonesia telah ikut serta dalam ajang Miss Universe sejak tahun 1993. Saat itu Puteri Indonesia 1992 Indira Soediro berangkat ke Meksiko, namun hanya sebagai observer. Baru pada tahun 1996, Puteri Indonesia 1996, Alya Rohali, menjadi Miss Universe Indonesia pertama.

Artika Sari Devi menjadi kontestan Indonesia dalam ajang Miss Universe 2004. Foto dari Instagram/@artikasaridevi

Setelah tidak mengirimkan wakilnya selama hampir 1 dekade, akhirnya Indonesia kembali menjadi peserta Miss Universe lewat Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi dan hingga kini Indonesia terus mengirim wakilnya setiap tahun.

5. Miss Universe pertama yang dilengserkan adalah Miss Rusia pada 2002

Rusia meraih mahkota pertamanya lewat Oxana Fedorova pada 2002. Namun gelar tersebut hanya bertahan 4 bulan setelah ia dianggap “gagal memenuhi tugas”.

Miss Rusia Oxana Fedorova saat mendapatkan mahkota Miss Universe 2002. Foto screenshot dari Youtube.

Miss Rusia kemungkinan dilengserkan karena ia hamil dan menikah saat sedang bertugas, namun Fedorova mengatakan bahwa alasan pengunduran dirinya adalah karena ingin fokus pada kuliah hukumnya.

Pada 2011, Miss Universe Leila Lopes dari Angola sempat dituduh memalsukan dokumen yang ia gunakan saat registrasi pemilihan Miss Angola UK di negaranya. Namun tuduhan tersebut tidak terbukti dan Lopes pun melanjutkan tugasnya hingga usai. —Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.