Begini cara Pangeran Harry melamar Meghan Markle

Rappler.com
Begini cara Pangeran Harry melamar Meghan Markle
Harry melamar Meghan dalan sebuah makan malam romantis

JAKARTA, Indonesia —Senin, 27 November berita pertunangan Pangeran Harry dan kekasihnya Meghan Markle resmi diumumkan. Menyusul pengumuman tersebut, keduanya pun memberi detail tentang proses lamaran yang dilakukan Harry pada Meghan yang kabarnya berlangsung awal bulan ini di kediaman Harry di Istana Kensington.

Malam itu, keduanya tengah menikmati makan malam romantis dengan menu ayam panggang. Saat itulah Harry berlutut dan meminta Meghan menjadi istrinya. 

“Dia bahkan tak membiarkan aku menyelesaikan kamaranku dan dia berkata, ‘Bolehkah aku menjawab iya? Bolehkah?’ Dan kemudian kami berpelukan,” ujar Harry dalam sebuah wawancara menyusul pengumuman pertunangan mereka.

Di wawancara ini, Harry dan Meghan pun mengungkap bahwa mereka tidak mengenal satu sama lain saat pertama kali bertemu. Keduanya diperkenalkan oleh teman mereka yang kemudian mengatur “blind date”.

Kata Harry ia tak pernah mendengar soal Meghan sebelumnya dan Meghan pun tak pernah mengikuti perkembangan kehidupan anggota keluarga kerajaan Inggris. Meghan hanya bertanya pada teman yang memperkenalkannya pada Harry, “Apakah dia baik?”

Tapi di luar dugaan, kencan buta mereka berjalan mulus dan mereka bertemu lagi sebelum akhirnya menjalani liburan bersama dengan camping di Botswana beberapa pekan setelahnya.

“Kami benar-benar hanya berdua, yang jadi momen penting untuk memastikan kami memiliki kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain,” ujar Harry.

Setelah itu, Harry dan Meghan menghabiskan beberapa bulan pertama mereka sebagai pasangan dengan beraktivitas di dalam rumah, memasak makan malam dan menonton televisi untuk menghindar dari publik.

Untungnya, kata mereka, keluarga kerajaan sangat mendukung Harry dan Meghan, Bahkan anjing kesayangan Ratu Elizabeth II langsung kompak dan akrab engan Meghan.

Kata Harry lagi ia mengingat mendiang ibunya, Putri Diana yang dirasanya akan menjadi sahabat baik Meghan jika ia masih hidup. “Mereka akan sangat dekat, tak perlu dipertanyakan lagi. Kurasa dia (Diana) akan sangat senang.”

“Serangan” media

Meski begitu, awalnya Harry mengaku sedikit grogi memperkenalkan Meghan ke keluarga kerajaan, apalagi memang tekanan serta tanggung jawab yang berat yang harus diemban seseorang yang bergabung dengan keluarga kerajaan.

Ketika kabar kisah asmara mereka merebak, Meghan langsung menjadi bulan-bulanan pemberitaan media Inggris. Sampai-sampai Harry harus merilis pernyataan resmi untuk memperingatkan soal “serangan” pers pada Meghan saat itu.

“Tidak mudah memang. Tapi pada akhirnya dia memilih aku dan aku memilih dia dan apa pun akan kami hadapi bersama atau masing-masing, kami akan selalu bersama sebagai tim,” ujar Harry.

Meghan yang terlahir dari keluarga dengan ras campuran mengaku melihat banyak hal yang tidak disampaikan media dengan benar dan ia menolak untuk membacanya.

Ayah Meghan, Thomas Markle berdarah campuran Belanda dan Irlandia sementara ibunya Doria Ragland adalah perempuan Afrika-Amerika.

Berbagi tanggung jawab

Harry yang sebelumnya banyak bicara soal tantangan yang dihadapinya sebagai anggota kerajaan akhirnya bersyukur bisa menemukan pasangan hidup yang bisa jadi teman berbagi kewajiban.

“Semua seperti sudah tersusun teratur. Wanita cantik ini datang dalam hidupku dan aku pun jatuh hati padanya. Fakta bahwa dia akan sangat baik menjalankan tugasnya sangat melegakanku. Karena dia pasti bisa menghadapi apa saja yang datang,” kata Harry lagi.

Ditanya apakah mereka berencana segera punya momongan, Harry mengelak. “Sekarang tidak. Satu demi satu, dan semoga kami bisa membangun keluarga di masa depan.” —dengan laporan AFP/Rappler.com

 

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.