Berita hari ini: Rabu, 13 September 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Rabu, 13 September 2017.

KPK melakukan OTT terhadap Bupati Batubara

OTT. Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 13 September. oto oleh Wahyu Putro A./ANTARA

OTT. Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 13 September. oto oleh Wahyu Putro A./ANTARA

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini seorang kepala daerah dikabarkan tertangkap dalam operasi senyap itu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pejabat daerah yang ditangkap dalam OTT adalah Bupati Batubara berinisial OK AZ. OTT ini dikonfirmasi oleh Ketua KPK Agus Rahardjo melalui pesan singkat.

“Iya (ada OTT terhadap Bupati Batubara), tunggu konpers besok pagi,” ujar Agus.

Ia belum mau merinci siapa saja pihak-pihak yang ikut ditangkap bersama Bupati OK AZ tersebut. Ia juga belum ingin menjelaskan OTT itu terkait kasus apa.

OK AZ merupakan Bupati Batubara dua periode. Ia terpilih pada Pilkada Batubara pada tahun 2008 lalu. Selengkapnya baca di sini.

Menlu Retno: Bantuan untuk konflik Rakhine keluar dengan nama Indonesia

SATU NAMA. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dari mana pun bantuan yang didistribusikan bagi warga Rohingya berasal dari satu nama yakni Indonesia. Foto diambil dari @setkabgoid

SATU NAMA. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dari mana pun bantuan yang didistribusikan bagi warga Rohingya berasal dari satu nama yakni Indonesia. Foto diambil dari @setkabgoid

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan jika Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Rohingya. Namun, kali ini bantuan dikirimkan ke Bangladesh bukan Rakhine State.

Pada kloter pertama, ada empat pesawat Hercules yang mengangkut bantuan yang sebagian besar berupa barang-barang kebutuhan sehari-hari. Pelepasan bantuan langsung dilakukan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma.

Retno mengatakan bantuan yang dikirim ke Bangladesh dikumpulkan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, mantan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda itu berharap agar ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah dan lain-lain dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.

“Artinya, kita keluar dengan satu nama yakni Indonesia,” kata Retno.

Sementara, bantuan yang dikirimkan ke Myanmar masih menunggu daftar kebutuhan dari pemerintah di sana. Retno mengaku sudah dua kali melakukan komunikasi dengan pemerintahan Myanmar mengenai daftar yang dibutuhkan.

“Begitu, list (daftar) kami terima, maka pemerintah segera mengirimkan bantuan,” katanya.

Sementara, terkait penyaluran bantuan, Retno mengatakan akan bekerja sama dengan Pemerintah Myanmar baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk organisasi kemanusiaan yang ada di lapangan. Selengkapnya baca di sini.

Mantan Dirjen Kemenhub: Uang suap itu dari Tuhan

PEMERIKSAAN. Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono berada di dalam mobil usai menjalani pemeriksaan, di KPK, Jakarta, Jumat, 25 Agustus. Foto oleh Galih Pradipta/ANTARA

PEMERIKSAAN. Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono berada di dalam mobil usai menjalani pemeriksaan, di KPK, Jakarta, Jumat, 25 Agustus. Foto oleh Galih Pradipta/ANTARA

Direktur Jenderal Perhubungan Laut non aktif Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono justru tersenyum lebar usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun turut melempar senyum ke awak media yang menemuinya untuk meminta komentar soal materi pemeriksaan.

Saat menjawab pertanyaan wartawan, Tonny yang mengenakan rompi orange malah menjawab secara tidak serius. Saat ditanya dari mana uang tunai sebesar Rp 18,9 miliar yang ditemukan di dalam 33 tas kecil, Tonny menjawab dengan melempar lelucon.

“Itu uang dari Tuhan,” kata Tonny.

Saat didesak kembali apakah uang itu bersumber dari beberapa kepala pelabuhan, Tonny juga tidak menjelaskan secara benar.

“(Dari) syahbandar (diperoleh) dari langit,” katanya sambil tertawa.

Pun pertanyaan media mengenai fungsi keris yang ditemukan di rumah dinasnya, juga tidak dijawab serius.

“Keris itu untuk perang Baratayuda,” katanya. Selengkapnya baca di sini.

Kirim surat ke KPK, Setya Novanto minta agar proses penyidikan terhadap dirinya ditunda

KAMPANYE CALON KETUA UMUM GOLKAR. Calon Ketua Umum Partai Golkar nomor urut 2 Setya Novanto (kiri) berbicang dengan calon Ketua Umum nomor urut 7 Indra Bambang Utoyo (kanan) saat pembukaan kampanye zona III di Nusa Dua, Bali, Kamis, 12 Mei. Foto oleh Wira Suryantala/ANTARA

KAMPANYE CALON KETUA UMUM GOLKAR. Calon Ketua Umum Partai Golkar nomor urut 2 Setya Novanto (kiri) berbicang dengan calon Ketua Umum nomor urut 7 Indra Bambang Utoyo (kanan) saat pembukaan kampanye zona III di Nusa Dua, Bali, Kamis, 12 Mei. Foto oleh Wira Suryantala/ANTARA

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto mengirimkan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 12 September. Di dalam surat itu tertulis permintaan Setya yang berharap KPK mau mempertimbangkan untuk menunda proses penyidikan terhadap dirinya.

“Pak Novanto meminta penyidikan terhadap dirinya ditunda hingga proses gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujar Kepala Biro Pimpinan DPR Hani Tahapari di Gedung MPR/DPR.

Hani menjelaskan, ia sendiri yang mengantar surat tersebut ke KPK pada Selasa, 12 September. Setya, kata Hani, meminta pertimbangan lembaga anti rasuah itu merujuk ke hasil gugatan praperadilan yang pernah diajukan Komjen Pol Budi Gunawan tahun 2015.

“Substansi isi surat Pak Novanto adalah menyampaikan bahan pertimbangan kepada KPK agar menghormati proses praperadilan yang sedang berjalan,” kata dia.

Setya mengirim surat itu ke KPK sebagai warga masyarakat yang menghormati proses hukum. Selengkapnya baca di sini.

Jokowi kirim 33 ton bantuan bagi warga Rohingya ke Bangladesh

BANTUAN. Pesawat Hercules yang mengangkut barang bantuan menuju ke Bangladesh telah disiapkan di Bandara Halim pada Rabu, 13 September. Foto diambil dari akun Twitter @Sutopo_BNPB

BANTUAN. Pesawat Hercules yang mengangkut barang bantuan menuju ke Bangladesh telah disiapkan di Bandara Halim pada Rabu, 13 September. Foto diambil dari akun Twitter @Sutopo_BNPB

Presiden Joko “Jokowi” Widodo pagi ini mengirimkan 33 ton bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di Bangladesh. Dari data yang dimiliki Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), pengungsi yang melarikan diri ke perbatasan Bangladesh dengan Myanmar mencapai 400 ribu orang.

Sementara, kemampuan Pemerintah Bangladesh untuk menampung mereka terbatas. Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia berniat membantu.

Bantuan yang dikirim oleh Indonesia merupakan peralatan kebutuhan sehari-hari, terdiri dari selimut, tenda, perlengkapan mandi seperti shampo dan sabun, serta beras. Pesawat tidak langsung terbang ke Bangladesh, melainkan transit lebih dulu di Aceh, kemudian baru melanjutkan perjalanan.

Pesawat kemudian akan mendarat di Chittagong, lalu melanjutkan perjalanan sejauh 170 kilometer untuk mengantar bantuan ke Cox’s Bazar, daerah kamp pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh dengan Myanmar. Untuk dapat menyalurkan bantuan itu, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, timnya akan bekerja sama dengan otoritas dan lembaga setempat.

- Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap