LINI MASA: Jokowi di Amerika Serikat

Rappler.com
LINI MASA: Jokowi di Amerika Serikat
Pantau berbagai kegiatan Jokowi selama melakukan lawatan resmi di Amerika Serikat dalam lini masa ini

JAKARTA, Indonesia — Untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Joko “Jokowi” Widodo melawat ke Amerika Serikat (AS), pada 25 hingga 30 Oktober 2015.

Ia memiliki berbagai agenda di Negeri Paman Sam, mulai dari bertemu pejabat publik hingga melihat langsung kisah sukses pengembangan ekonomi digital dan kreatif.

Berikut berbagai berita seputar lawatan Jokowi ke AS dari hari ke hari: 

RABU, 28 OKTOBER

Presiden akan langsung ke Palembang. Setelah mengakhiri kunjungannya di Washington DC, Presiden Joko Widodo memutuskan akan langsung kembali ke Tanah Air dan mendarat di Palembang, Sumatera Selatan untuk meninjau titik api.

Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin di Washington DC, Selasa, mengatakan Presiden kembali ke tanah air pada Selasa (27/10) sekitar pukul 17.50 waktu setempat dari Pangkalan Udara Joint Base Andrews di Maryland.

Presiden Jokowi dan rombongan dijadwalkan langsung terbang menuju Palembang, Sumsel, untuk meninjau titik api di wilayah tersebut.

Rencananya Pesawat Kepresidenan akan mendarat di Palembang dan melalui rute yang sama seperti ketika berangkat. Pesawat akan transit di Bandara Internasional Schichpol Amsterdam Belanda dan Abu Dhabi.

Presiden menerima laporan bahwa titik api di Sumatera Selatan (Sumsel) mencapai 146 titik dan di Kalimantan Tengah (Kalteng) mencapai 366 titik.

SELASA, 27 OKTOBER

Perwakilan Freeport hadiri pertemuan Jokowi dengan Kadin AS

Perwakilan Freeport menghadiri pertemuan antara Jokowi dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (US Chamber of Commerce) di Washington DC, Senin malam, 26 Oktober, waktu setempat. 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani membenarkan ada petinggi Freeport hadir pada acara itu.

“Ada. Kan yang hadir semua diundang oleh US Chamber of Commerce sebagian yang sudah dan akan melakukan investasi di Indonesia,” kata Franky usai acara tersebut.

Namun Franky menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan khusus antara pemerintah Indonesia dengan perwakilan Freeport.

AS tawarkan bantuan 2,7 juta dollar untuk tangani kabut asap

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, dalam pertemuan antara Jokowi dan Obama di Ruang Oval, Gedung Putih, banyak dibicarakan mengenai kebakaran lahan di Indonesia.

“Dari pihak Amerika Serikat, saya berbicara dengan Duta Besar Amerika Serikat sudah ada komitmen untuk membantu senilai 2,7 juta dollar AS,” kata Retno kepada wartawan dalam keterangan pers di Washington, Senin malam waktu setempat.

Mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan AS, tentunya adalah bantuan yang diperlukan oleh Indonesia.

Petinggi GE temui Jokowi lanjutkan proyek listrik 35.000 MW 

Sejumlah petinggi perusahaan General Electric (GE), termasuk Vice Chairman John Rice, menemui Jokowi di Washington DC, Amerika Serikat, Senin waktu setempat, untuk menyampaikan keinginan dan komitmen untuk melanjutkan proyek terkait listrik di Indonesia.

“Mereka (GE) punya joint venture dengan PLN. Mereka akan terus berinvestasi di Indonesia terutama proyek membangun listrik 35.000 mega watt,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said.

“Ada beberapa yang sudah konkret termasuk membangun mobile generator, pembangkit yang ukurannya 25.000 mega watt yang bisa ditaruh di beberapa daerah,” katanya.

Sudirman mengatakan dalam waktu sembilan bulan, mobile generator sudah bisa terpasang 900 MW.

Teks Lengkap Pidato Jokowi dan Obama

Setelah melangsungkan pertemuan, Jokowi dan Obama memberikan pidato singkat tentang berbagai isu yang mereka diskusikan. Baca teks lengkapnya di sini.

Bertemu Obama, Indonesia berniat gabung TPP

Usai bertemu Obama di Gedung Putih, Jokowi menyatakan niat Indonesia unuk bergabung dengan Kemitraan Trans-Pasifik atau Trans-Pacific Partnership (TPP).

“Indonesia adalah negara dengan perkenomomian terbesar di Asia Tenggara. Indonesia berniat untuk bergabung dengan TPP,” kata Jokowi dalam konferensi pers melalui penerjemah.

TPP telah melibatkan 12 negara yang merepresentasikan sekitar 40% Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.

Obama menilai kemitraan dengan Indonesia bukan saja penting bagi Amerika Serikat karena Indonesia mempunyai penduduk yang banyak, tapi karena Indonesia juga memainkan peran besar di Asia Tenggara dan merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar dunia.

SENIN, 26 OKTOBER

Tangani asap, Jokowi batal ke San Francisco

Jokowi saat berikan keterangan pers perihal kebatalannya mengunjungi San Francisco, 26 Oktober 2015. Foto dari setkab.go.id

Jokowi membatalkan kunjungannya ke San Francisco demi menangani masalah kabut asap di Indonesia.

“Karena banyaknya keluhan dari masyarakat karena asap yang berdampak pada kesehatan, saya memutuskan untuk batalkan perjalanan saya ke SF (San Francisco) dan akan langsung kembali ke Indonesia,” kata Jokowi, Senin, dalam siaran pers yang diterima Rappler.

Selengkapnya di sini.

Amnesty International desak Obama diskusikan isu HAM dengan Jokowi

Melalui siaran persnya, Amnesty International mendesak Presiden Amerika Serikat Barrack Obama untuk menagih janji Jokowi terkait perbaikan proses penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. 

Kedua kepala negara dijadwalkan bertemu pada Senin, 26 Oktober sore waktu setempat (Selasa dini hari WIB) sebagai bagian dari agenda lawatan Jokowi ke Amerika Serikat.

“Isu keamanan dan perdagangan diperkirakan akan menjadi fokus pertemuan hari ini, namun penting agar isu HAM juga ada dalam agenda.

Presiden Jokowi berjanji untuk memperbaiki rekam jejak penegakan HAM di Indonesia yang buruk selama ia berkampanye sebagai calon presiden. Sekarang Presiden Obama harus memastikan Jokowi menepati janji tersebut,”  tulis Amnesty International. 

Menurut Amnesty International sendiri, sejauh ini janji Jokowi belum sepenuhnya terbukti. Sejumlah kasus mereka angkat untuk mendukung klaim ini, misalnya penerapan hukuman cambuk di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.  

4 pokok diskusi Jokowi dan Obama

Jokowi akan membicarakan empat hal saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yakni soal toleransi beragama, ekonomi, pasar digital, dan perubahan iklim. Selengkapnya baca di sini.

MINGGU, 25 OKTOBER

Jokowi janji dorong RUU Dwikenegaraan untuk anak hasil pernikahan campur

Jokowi bertemu dengan sekitar 1.200 WNI di Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2015. Foto dari Facebook

Dalam sesi dialog dengan masyarakat dan diaspora Indonesia di Wisma Tilden, Washington DC, Jokowi berjanji akan mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwikenegaraan bagi anak hasil perkawinan campur.

“(Pertanyaan) Bu Hani dari Philadelphia biar dijawab Bu Menteri Luar Negeri karena kemanapun kita ditanyakan itu. Kalau saya akan dorong agar itu cepat diselesaikan,” kata Jokowi.

Sebelumnya, seorang warga yang tinggal di Philadelpia bernama Hani mengaku menikah dengan seorang petani di wilayah itu dan memiliki anak yang berkewarganegaraan AS.

“Anak saya orang AS lahir di AS, saya takut anak saya ketika pulang ke Indonesia tidak bisa jadi orang Indonesia lagi. Saya mau anak saya bisa dapat dwikewarganegaraan,” kata Hani.

Sementara itu, menurt Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, RUU Dwikenegaraan merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap diaspora di luar negeri karena potensi diaspora untuk mendukung pembangunan nasional sangat besar.

Menlu: Jokowi dipastikan tak akan bertemu Freeport di AS

Di tengah polemik seputar perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia, sempat berembus kabar bahwa Jokowi akan bertemu dengan perwakilan perusahaan tambang Freeport-McMoran, perusahaan induk Freeport Indonesia yang berada di Amerika Serikat dalam lawatannya. 

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan bahwa meskipun belum dijadwalkan, terbuka kemungkinan pertemuan tersebut dapat terjadi. Namun belakangan, Retno mengonfirmasi bahwa Jokowi tak akan bertemu perwakilan Freeport di Amerika Serikat. 

Dari Indonesia, kita tidak akan membahas soal itu,” kata Retno dalam konferensi pers di Washington DC, Minggu, 25 Oktober malam waktu setempat.

Jokowi tiba di AS, disambut Dubes Blake dan Budi

Jokowi tiba di Ibu Kota Washington DC pada Minggu siang, 25 Oktober waktu setempat. Ia disambut oleh Duta Besar AS untuk Indonesia Robert Blake dan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Budi Bowoleksono.

Berikut jadwal Jokowi di hari pertama lawatannya: 

– Tiba hari Minggu, 25 Oktober, pukul 10:45 pagi waktu setempat (di Indonesia sudah memasuki 26 Oktober)

– 11:00 Menuju ke Blair House (kediaman untuk tamu resmi Presiden AS) untuk beristirahat.

– 12:00 Wawancara dengan media lokal.

– 13:40 Bertemu warga negara Indonesia (WNI) di Wisma Indonesia.

Dari akun Facebook resminya, berikut foto-foto dari hari pertama lawatan Jokowi ke AS: 

Foto-foto lainnya bisa kamu lihat di sini.  

SABTU, 24 OKTOBER

Dari AS, Jokowi berkomitmen tetap pantau berbagai persoalan di tanah air

Jokowi bertolak menuju AS dari Bandara Halim Perdanakusuma. Sebelum berangkat, Jokowi memastikan bahwa dari AS ia akan tetap memantau perkembangan terkait berbagai persoalan yang tengah terjadi di Tanah Air, terutama kabut asap.

“Meskipun saya meninggalkan Tanah Air untuk beberapa waktu, saya akan terus memantau detik demi detik, menit demi menit, terutama dalam pengendaliaan kebakaran hutan dan lahan serta penanganan korban kabut asap,” kata Jokowi melalui siaran pers. Rappler.com dengan laporan dari Antara

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.