Sketsatorial: Menjadi penjaga suara bersama Kawal Pilkada

Rappler.com
Sketsatorial: Menjadi penjaga suara bersama Kawal Pilkada
Semua warga bisa menjadi bagian relawan Kawal Pilkada. Caranya mudah, hanya dengan mengunduh aplikasi KawalPilkada di Google Play atau Apple AppStore

JAKARTA, Indonesia — Pilkada serentak akan kembali digelar pada 15 Februari 2017.  Pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang jujur, adil, dan transparan menjadi tuntutan publik di era keterbukaan informasi hari ini. 

Hasil hitung cepat Pilkada (quick count), menjadi standar informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Lewat aplikasi mobile, KawalPilkada mengajak seluruh warga negara Indonesia, khususnya warga DKI Jakarta, untuk berpartisipasi dalam merealisasikan real count tercepat dalam sejarah pemilihan umum di Indonesia. 

Apa itu Kawal Pilkada dan bagaimana kinerjanya? Simak uraiannya di Sketsatorial Rappler Indonesia.

Kawal Pilkada adalah sebuah tim relawan independen yang berniat untuk mengawal suara rakyat di tiap Pilkada dengan menyediakan akses publik untuk memonitor penghitungan suara secara live melalui situs www.kawalpilkada.id.

Kawal Pilkada sudah melakukan penghitungan suara cepat secara riil (real count) sejak Pilkada serentak pada Desember 2015 lalu dengan meng-input data formulir C1 yang hasil pindainya diunggah ke situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Formulir C1 adalah dokumen penghitungan suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Di Formulir C1 Plano inilah, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menghitung satu demi satu perolehan suara kandidat. Proses penghitungan suara dan pengisian formulir C1 Plano ini berlangsung terbuka, dan dapat disaksikan semua yang hadir di TPS.

Semua masyarakat bisa menjadi bagian relawan Kawal Pilkada. Caranya mudah, hanya dengan mengunduh aplikasi KawalPilkada di Google Play atau Apple AppStore, lalu masuk dengan menggunakan akun e-mail, Facebook, atau Twitter. 

Inisiator Kawal Pilkada, Khairul Anshar, mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar 14.000 relawan sesuai dengan jumlah TPS yang tersebar di Jakarta.

Relawan yang sudah terdaftar di aplikasi kemudian dapat menggunakannya pada Hari-H Pilkada, yaitu setelah waktu pencoblosan di TPS.

Caranya dengan: 

  1. Mengambil foto formulir C1 Plano 
  2. Meng-input hasil suara di TPS ke aplikasi, beserta foto, dengan catatan: 
  • Setiap TPS bisa difoto lebih dari 1 relawan 
  • Seorang relawan hanya bisa memfoto 1 kali per TPS 
  • Seorang relawan bisa memfoto lebih dari 1 TPS 

Selanjutnya admin Kawal Pilkada akan memilih satu foto yang paling jelas dan akurat angkanya, dan admin akan memilih satu data per TPS. Setelah itu, secara otomatis sistem Kawal Pilkada akan melakukan penjumlahan hasil suara. 

Hasil suara penjumlahan keseluruhan TPS dapat diakses oleh publik di web Kawal Pilkada. Sudah siap untuk menjadi penjaga suara warga DKI Jakarta? —Rappler.com

Sketsatorial adalah kolom mingguan Rappler tentang isu-isu penting yang dibahas dengan menggunakan video sketsa, dan dibuat oleh Iwan Hikmawan. Follow Iwan di Twitter @Sketsagram.

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.