7 jenis perjalanan untuk menyembuhkan patah hati

Sakinah Ummu Haniy, Rhea Claire Madarang

This is AI generated summarization, which may have errors. For context, always refer to the full article.

7 jenis perjalanan untuk menyembuhkan patah hati
Dari perjalanan penuh adrenalin hingga pergi ke tempat yang indah, berikut cara-cara agar kamu cepat ‘move on’

JAKARTA, Indonesia — Move on dari patah hati memang bukan hal yang mudah. Keluar dari rutinitas dan melakukan hal baru biasanya dapat membantu, dan dengan jalan-jalan, kamu bisa mendapatkan keduanya.

Ya, jalan-jalan bisa membantu kamu menyembuhkan luka akibat patah hati.

Enggak percaya? Silakan coba jenis-jenis perjalanan yang dapat kamu lakukan agar bisa cepat move on di bawah ini:

Naik gunung

Banyak para korban patah hati mendaki gunung untuk mendapatkan perasaan sukses dan bebas.

Kegiatan ini bisa membuat kamu merasa percaya, bahwa jika kamu dapat menaklukkan puncak gunung, maka rasa sakit hati yang kamu rasakan pasti dapat terlewati.

Di Indonesia, sangat banyak tujuan mendaki yang bisa dilakukan oleh pemula. Salah satunya adalah Gunung Nglanggeran di Yogyakarta.

Hanya dalam waktu kurang lebih dua jam, para pendaki dapat mencapai puncak tertinggi gunung yang terbentuk dari pembekuan magma 60 tahun yang lalu.

Kegiatan yang memacu adrenalin

Selain mendaki gunung, kamu juga bisa mencoba kegiatan yang memacu adrenalin.

Banyak pilihan aktivitas yang bisa kamu lakukan, seperti mencoba paralayang, hingga bungee jumping.

Kegiatan tersebut akan membuat pikiranmu fokus untuk menghadapi rasa takut, sehingga kamu akan melupakan sakit hati yang sedang kamu rasakan.

Aktivitas yang belum pernah kamu lakukan

Dengan melakukan aktivitas luar ruangan yang baru, kamu dapat benar-benar meninggalkan rutinitas yang selama ini dilakukan.

Jika sebelumnya kamu sering bermain sepeda bersama pasanganmu, agar cepat move on, kamu bisa mencoba olahraga lari. Atau jika sebelumnya kamu suka menonton pertunjukan musik, kali ini kamu dapat mencoba bermain alat musik.

Intinya, kamu harus mencoba hal yang belum pernah kamu lakukan agar pengalaman baru yang kamu dapatkan bisa menggantikan kenangan-kenangan bersama dia.

Kamu juga bisa bergabung bersama komunitas agar cepat dapat teman baru (atau pasangan baru agar kamu semakin cepat move on! hehe).

Pergi ke tempat yang sepi dan indah

Apabila kamu merasa perlu menenangkan diri sejenak, kamu bisa memilih tempat liburan yang sepi dengan pemandangan menawan.

Beruntung, negara kita memiliki banyak sekali pilihan destinasi yang memberikan suasana damai dan indah.

Salah satunya di Ubud, Bali. Kamu dapat menyewa guesthouse yang sepi dengan pemandangan hijau yang menenangkan.

Pulang kampung

There’s no place better than home. Tidak ada tempat yang lebih nyaman dari rumah.

Jika kamu menemukan patah hati saat berada di kota dan jauh dari rumah, mungkin pulang ke kampung halaman dapat membuat perasaan kamu lebih baik.

Dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang dan lingkungan yang familiar dan nyaman, mungkin rasa sakit hati kamu bisa cepat terobati.

‘Quick getaway’

Ingin suasana baru tapi tidak punya waktu banyak? Mungkin pilihan quick getaway bisa kamu lakukan.

Kamu tidak perlu pergi jauh-jauh. Kamu bisa memesan satu kamar hotel di tengah ibu kota dan memanjakan diri dengan segala fasilitas yang diberikan.

Setidaknya, meski hanya sebentar, kamu bisa menghindar dari rutinitas yang penuh dengan kenangan tentang dia.

‘Volunteer’

Bergabung dengan kelompok-kelompok relawan juga bisa jadi pilihan kamu.

Salah satunya dengan mendaftar jadi pengajar muda di program Indonesia Mengajar. Jika terpilih, kamu akan dikirim ke daerah-daerah di Indonesia.

Selain itu, banyak pula pilihan yang bisa kamu lakukan di dalam kota, seperti menjadi relawan pemandu wisata di museum, pengajar di sekolah anak-anak jalanan, dan masih banyak lagi.

Tentunya, selain pengalaman yang sangat berharga, patah hati kamu akan bisa terobati seiring dengan banyaknya aktivitas dan wajah-wajah baru yang akan kamu temui.—Rappler.com

Claire Madarang adalah seorang penulis dan penjelajah. Rasa keinginannya untuk berpetualan membawanya backpacking selama tujuh minggu berturut-turut. Claire juga gemar mecoba berbagai kegiatan meditasi dan menyantap makanan sehat. Ikuti petualangannya di blog Travelling Light.

Sakinah Ummu Haniy adalah multimedia reporter untuk Rappler Indonesia. Selain hobi menulis, Haniy juga suka membaca buku, jalan-jalan, ngobrol, dan makanan enak. Simak kegiatannya lewat Twitter @hhaanniiyy.

BACA JUGA:

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.

Summarize this article with AI
Download the Rappler App!
Black Hair, Hair, Person

author

Rhea Claire Madarang

Claire Madarang is a traveler, writer, biodiversity communications practitioner, and facilitator of nature play activities. Follow her adventures, travel tips, and reflections on her blog Traveling Light and on her Instagram