Berita hari ini: Kamis, 1 Desember 2016

Rangkuman berita yang tidak boleh Anda lewatkan

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Kamis, 1 Desember 2016.

Luhut bantah ada 10 juta pekerja China ilegal di Indonesia

Menko Polhukam Wiranto berbincang dengan Menko Maritim Luhut Pandjaitan sebelum mengikuti acara peluncuran Strategi Nasional Keuangan Inklusif di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11). Foto oleh Widodo S. Jusuf/ANTARA

Menko Polhukam Wiranto berbincang dengan Menko Maritim Luhut Pandjaitan sebelum mengikuti acara peluncuran Strategi Nasional Keuangan Inklusif di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11). Foto oleh Widodo S. Jusuf/ANTARA

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membantah kabar yang menyebutkan ada 10 juta pekerja asal China yang menyelundup ke Indonesia.

“Jadi kalau disebutkan ada 10 juta orang China masuk, dari mana? Saya heran,” kata Luhut dalam Seminar Nasional Kemaritiman di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis 1 Desember 2016.

Menurut Luhut saat ini ada sekitar 70 ribu tenaga kerja asing di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 14-16 ribu yang berasal dari China. Baca berita selengkapnya di sini.

Mendagri siap revisi undang-undang ormas

Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) bersama Menkumham Yasonna Laoly (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11). Rapat itu membahas persiapan-persiapan Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) bersama Menkumham Yasonna Laoly (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11). Rapat itu membahas persiapan-persiapan Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan revisi Undang-undang Organisasi Masyarakat (UU Ormas) perlu segera dilakukan untuk menertibkan ormas.

"Karena sekarang ini dengan mudahnya orang buat ormas. Apalagi izinnya bisa cukup online. Semua ormas mengakunya asasnya Pancasila tapi dalam praktiknya, dalam ucapannya tidak,” kata Tjahjo Kumolo di Balai Kartini, Kamis 2 Desember.

Revisi undang-undang ini rencananya akan dilakukan setelah revisi UU Pemilu, UU Parpol, dan MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) selesai. Pemerintah sendiri belum mengidentifikasi ormas yang melenceng dari nilai-nilai Pancasila. Baca berita selengkapnya di sini.

Tiket semifinal Piala AFF susah didapat, ini jawaban Kiostix

Sejumlah pemain Timnas Indonesia melakukan latihan sesi terakhir di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/12). Foto oleh Yulius Satria Wijaya/ANTARAt

Sejumlah pemain Timnas Indonesia melakukan latihan sesi terakhir di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/12). Foto oleh Yulius Satria Wijaya/ANTARAt

Situs penjual tiket online Kiostix.com akhirnya menanggapi keluhan netizen yang kesulitan mendapatkan tiket semifinal Piala AFF 2016 yang akan mempertemukan timnas Indonesia dengan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu 3 Desember.

“Loket online” sejatinya sudah dibuka Kiostix pada Rabu, 30 November 2016, pada pukul 10.00 wib. Namun hingga Kamis pagi banyak netizen yang mengeluhkan sulitnya mengakses situs tersebut.

Persoalan ini bahkan sampai membuat Menpora Imam Nahrawi merasa perlu berkomentar. “Tab mention saya ramai sekali hari ini soal kesulitan beli tiket Piala AFF. Saya coba sendiri ternyata memang susah ya?” demikian tulis Imam di twitter. Baca berita selengkapnya di sini.

Berkas lengkap, Kejaksaan tidak menahan Ahok

Gubernur DKI Jakarta non Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan kepolisian di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/12). Foto oleh Muhammad Adimaja/ANTARA

Gubernur DKI Jakarta non Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan kepolisian di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/12). Foto oleh Muhammad Adimaja/ANTARA

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung M Rum, mengatakan pihaknya tidak menahan Ahok karena Bareskrim juga tidak menahan Ahok saat menjadikannya sebagai tersangka.

"Memang terhadap tersangka ini tidak dilakukan penahanannya. Alasannya penyidik sudah melakukan pencegahan (cekal, red). Sesuai SOP di kami, kalau penyidik tidak menahan, maka kami juga tidak," kata Rum di Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 1 Desember.

Selain itu, M Rum melanjutkan, Ahok juga tidak ditahan karena kooperatif. "JPU melihat Ahok termasuk orang yang patuh hukum, sehingga Kejagung tidak menahannya," katanya. Baca berita selengkapnya di sini.

Kawal aksi 2 Desember, Polri kembali turunkan Pasukan Asmaul Husna

BERDOA. Polri kembali mengerahkan 499 pasukan Asmaul Husna untuk menghadapi massa Aksi Super Damai yang digelar di silang Monas pada 2 Desember. Foto oleh Santi Dewi/Rappler

BERDOA. Polri kembali mengerahkan 499 pasukan Asmaul Husna untuk menghadapi massa Aksi Super Damai yang digelar di silang Monas pada 2 Desember. Foto oleh Santi Dewi/Rappler

Kepolisian kembali menggunakan berbagai cara dalam menghadapi massa Aksi Bela Islam jilid ketiga yang digelar pada Jumat, 2 Desember. Selain mengerahkan personil keamanan, polisi juga kembali menyiagakan 499 pasukan Asmaul Husna.

Polisi berharap Asmaul Husna yang dilantunkan oleh ratusan personil kepolisian itu bisa menyentuh ratusan ribu massa yang diprediksi akan memenuhi Monas sejak Jumat pagi esok.

“Pasukan ini dibentuk dengan maksud untuk memberikan simbol kepada masyarakat, bahwa niat kami juga ingin beribadah dalam bentuk pengamanan. Karena Polri selain melindungi dan mengayomi, juga mendekat ke masyarakat melalui asma-asma Allah,” ujar Komandan Pasukan Asmaul Husna, Arief Rachman yang ditemui usai berkhotbah di hadapan puluhan anak buahnya di Monas pada Kamis, 1 Desember. Baca selengkapnya di sini.

Ahok diserahkan ke Kejaksaan pagi ini

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (tengah) menjawab petanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11). Foto oleh Reno Esnir/aANTARA

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (tengah) menjawab petanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11). Foto oleh Reno Esnir/aANTARA

Gubernur Jakarta nonaktif Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama akan memenuhi panggilan Mabes Polri untuk datang pagi ini. Ahok yang dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama akan diserahkan ke pihak Kejaksaan Agung.

"Iya. Bagian hukum yang siapkan," kata Ahok saat dikonfirmasi detikcom perihal panggilan Polri itu, Kamis 1 Desember 2016. Ahok akam bertemu Kombes Pol Ferdy Sambo di ruang rapat Div Propam Mabes Polri pada pukul 09.00 WIB sebelum dibawa ke Kejaksaan Agung.

Ketua tim kuasa hukum Ahok-Djarot Sirra Prayuna berharap semua pihak menghormati proses hukum yang berlangsung. “Ini kan proses hukum yang menurut kami tercepat. Kita harus menghormati semua proses ini," kata Sirra. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

X

Ayo langganan Indonesia wRap